Sabtu, 12 Maret 2016

Tour De Java Februari 2016 (Bagian 2, Lampung-Jakarta-Bogor)


Pagi hari kami bersiap untuk melanjutkan pertualangan kami menuju Pulau Jawa, Bismillahhi majreha wamursaha bismillahi tawakkaltu allallah...
Menuju Kapal,
 alhamdulilah dapat kapal yang baru, bersih dan wangi

      Karena berniat ingin mendapat kamar murah kami tidak memperhitungkan biaya yang dibayar dengan sarapan yang akan dinikmati, ternyata kami hanya memesan only room sehingga sarapan harus di luar, sebaiknya saat pemesanan kamar  sarapan masuk kedalam harga yang harus kita bayar, walaupun kita harus membayar sedikit lebih mahal, tapi sebanding dengan sarapan yang kita nikmati. 

     Walaupun bisa sarapan diluar, harga yang kita bayarkan hampir sama dengan biaya jika kita memesan kamar yang include breakfast. Mencari tempat untuk sarapan membutuhkan tenaga dan waktu juga, sehingga cukup banyak kerugian yang kita alami jika memilih sarapan di luar hotel.
Jam 9 pagi kami menuju pelabuhan Bakauheni, perjalanan bandar lampung-Bakauheni adalah selama 2 jam. Sampai di Bakauheni kami langsung naik kapal, berhubung waktunya masih terbilang agak pagi tidak ada antrian kendaraan bermotor, dan alhamdulilah kami mendapatkan kapal yang baru dan sangat bagus. Biaya yang dikeluarkan untuk penyebrangan adalah Rp 328.000, nikmatnya bisa mengajak anak-anak merasakan perjalanan yang baru yaitu naik kapal mengarungi laut luas.....

        Penyebrangan menempuh lautan dilakukan selama 2 jam, jam 13.30  kami sudah bisa mendarat di Pulau Jawa. Kami melakukan shalat zduhur sekaligus jamak Ashar di kapal, mushola kapal alhamdulilah sangat baik, bersih dan bagus. Mukena dan sajadah dalam keadaan bersih dan harum, masya Allah mudah-mudahan pemilik dan pekerja di kapal itu mendapat berkah dengan kebersihan dan kenyamanan yang diberikan kepada kami, karena banyaknya hal-hal tidak bagus yang sering kami dengar tentang keadaan kapal penyebrangan.
diatas kapal

Parkiran mobil di kapal
Didalam kapal

      Selamat datang di Pulau Jawa, anak-anakku...... akhirnya kita bisa mengunjungi Pulau tempat ibu kota negara dengan menggunakan mobil.. alhamdulilah atas nikmatMu ya Allah, Engkau permudahkan perjalanan kami, Engkau limpahkan reski untuk perjalanan ini, Engkau berikan Kesehatan untuk menempuh pertualangan ini... aamiin yra....


      Perjalanan belum berakhir, kami langsung menuju kota yang sangat kami rindukan yaitu Kota Bogor, banyak kenangan akan kota ini, khususnya untuk emak bapak nya anak-anak heeee... Merak-Bogor bisa ditempuh dalam waktu 2,5-3 jam... awalnya kita masuk tol merak dan bayar di tol cikupa sejumlah Rp 41.500, satu jam berikutnya kita akan sampai di gerbang tol karang tengah membayar sejumlah Rp 5500, 5 menit setelah itu masuk gerbang tol Meruya Utama 2 dan membayar sejumlah Rp 9.500, satu jam setelah itu kita akan masuk ke tol cibubur dan dekat dengan bogor kita akan akan membayar tol sejumlah 8.500.

karcis tol perjalanan merak - Bogor
     
gerbang tol merak 
Selamat datang di Kota Bogor anak-anakku sayang tempat dimana mama dan papa berjuang untuk mendapatkan ilmu selama 2,5 tahun....
Kami menginap di daerah Tajur, kenapa memilih daerah ini karena daerah ini lebih sepi lalu lintasnya, kalau daerah pajajaran lebih padat sehingga pilihan yang tepat untuk memesan hotel Agria Gino Feruci Hotel, hotelnya masih baru bersih dan pelayannya sangat ramah... di hotel ini kami ditawarkan untuk mencuci mobil oleh satpam nya.. alhamdulilah sang suami tidak perlu repot untuk pergi ke car wash lagi.... letak hotelnya juga dekat untuk ke SKI, toko tas Tajur, dan yang penting cukup dekat ke Taman Safari, kami tidak perlu menempuh jalanan yang macet untuk menuju puncak.
Nikmatnya bisa menghirup kembali udara kota yang menyimpan banyak kenangan, banyak kisah yang terukir di kota ini, sedih, senang, bahagia dan cinta.... masih terbayang bagaimana beratnya ransel yang harus dipikul untuk membawa semua perlengakapan kuliah dan penelitian di kota ini... lelah dan pikiran yang menumpuk tapi nikmat untuk dijalani... rindu sekali ingin sekolah......






Tour De Java Februari 2016 (Bagian 1, Jambi-Palembang)


     Tulisan ini bercerita tentang kisah kami berempat dan si tersi ke pulau jawa... tulisan ini dibagi menjadi beberapa bagian, mengingat kemampuan menulis yang masih berbatas waktu....



      Rencana untuk liburan sudah kami susun jauh sebelum sang suami tercinta menyelesaikan kursus bahasa inggris Dikti di PPB UGM, kami berdua tidak sabaran untuk bisa menikmati perjalanan ini... banyak sudah persiapan yang kami lakukan diantaranya.. servis ulang si tersi tercinta, beli kasur mobil agar perjalanan tidak membuat capek sang anak-anak tercinta, beli perlengkapan selama perjalanan pokoknya cukup menguras dompet dan tenaga...


      Minggu, 31 Januari 2015 kakak tata dan adek aam senang sekali karena hari ini adalah hari kepulangan sang papa tercinta, setelah sekian lama berpisah (heee kalimatnya lebay), tepat jam 11.30 meluncurlah kami bertiga ke bandara, sang driver sudah meningkat kemampuannya, kenapa seperti itu, karena prediksi saia akan mendarat di bandara sekitar jam 12.30-12.45 sehingga kami tidak perlu lama menunggu landing nya pesawat yang ditumpangi sang suami dari jogja. Ternyata jam 12.10 si tersi hitam manisku sudah menyusuri parkiran bandara, sehingga kami bertiga harus menunggu cukup lama untuk bertemu sang papa tersayang. Anak-anak dan sang papanya melepas rindu, giliran sang papanya melepas rindu dengan kedua orang tuanya,, sebelum pulang kami mampir dirumah mertua, aku sudah menyiapkan beberapa masakan untuk disantap bersama-sama.
Bandar Udara Sultan Taha Jambi

      Singkat cerita, senin nya kami sudah menyiapkan keberangkatan kami... baju-baju sudah disiapkan, makanan anak-anak sudah siap, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk keberangkatan.
Tepat jam 1 malam kami meninggalkan kota jambi untuk menuju pulau jawa, kenapa memilih jam 1 malam, karena perjalanan jambi-palembang memerlukan waktu 5-6jam sehingga bisa istirahat sebentar shalat subuh untuk melanjutkan perjalanan ke Lampung. perjalanan ke Lampung sebaiknya dilakukan siang hari, karena kita akan melewati daerah yang cukup berbahaya jika dilalui pada malam hari. bik cik sang suami  (tante) tinggal didaerah balitang sumsel beliau selalu melakukan perjalanan pagi atau siang hari, dan beliau selalu mengingatkan untuk tidak melalui daerah tersebut malam hari.

     
salah satu daerah  yang disarankan untuk dilalui siang hari

       Sampai di Lampung, kami beristirahat dulu untuk melanjutkan perjalanan besok paginya...  tips membawa anak-anak perjalanan yang cukup lama adalah beristirahat pada sore dan malam hari.  kami menginap di Aston Lampung City Hotel, hotelnya masih baru sehingga masih bersih dan nyaman, kami memesan kamar melalui traveloka, terjadi kekacauan gara-gara pemesanan kamar, biasanya kami menggunakan Agoda.com untuk memesan, pas sudah dibooking bayar ternyata tidak bisa dilakukan karena kartu kredit habis masa aktifnya sehingga sistem tidak terbaca, hal-hal kecil ini tidak terperhatikan padahal bisa membuat permasalahan yang cukup mengganggu, untuk traveloka.com bisa reservasi tidak menggunakan kartu kredit...

Kota Bandar Lampung dari jendela hotel
penumpang vvvvviip lagi beristirahat :-)
langit kota bandar lampung


      Paginya jam 9 pagi kami melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Penyebrangan merupakan perjalanan pertama kali kami menggunakan mobil biaya untuk penyebrangan ini adalah Rp 328.000.
Pintu Masuk Pelabuhan Penyebrangan Bakauheni Lampung
     
      Alhamdulilah perjalanan menggunakan mobil menyenangkan, kami mendapatkan kapal yang bagus dan baru sehingga nikmat sekali melihat anak-anak senang dan mendapatkan pengalaman yang baru naik kapal.

menuju Kapal di Pelabuhan Penyebrangan Bakauheni Lampung

      Tips perjalanan dari jambi ke lampung adalah: siapkan tenaga yang cukup jika ingin melanjutkan perjalanan dari jambi sampai lampung, perkirakan waktu kedatangan atau waktu melewati daerah-daerah yang dianggap rawan yaitu perjalanan palembang-lampung. traveler bisa menginap di palembang jika tidak sanggup mengemudi sampai ke lampung, karena palembang lampung bisa sampai 10-12 jam. pengalaman kami adalah sebaiknya dari jambi berangkat jam 1 malam sambil shalat subuh di Palembang kita bisa beristirahat dan tidur sebentar di kota ini. saia sempat menggantikan suami menyetir kurang lebih 1 jam, waktu 1 jam sangat bermanfaat bagi pengemudi untuk refresh kembali. jam 8 pagi kami melanjutkan perjalanan ke Lampung, cukup panjang perjalanan yang ditempuh, kami memutuskan beristirahat di kota ini, karena kalau langsung nyebrang terlalu membuat kedua penumpang vvvvvip kami menjadi lelah.

Perjalanan Panjang dan mereka pun masih bisa tersenyum,
harus tetap menjaga senyum mereka :-)


Senin, 07 Maret 2016

tersi si hitam

si hitam ku
dua bulan ini kekasih setiaku adalah tersi , banyak kisah yang telah aku nikmati bersamanya... si tersi setia menemaniku menjalani hidup jauh dari suami tercinta..

tersi tau bagaimana aku berkeringat saat pertama kali menginjak kupling dan gas, bagaimana kaki ku gemetaran saat jalan menanjak dan macet.

sekarang tersi menguji kenyamanan ku, pagi-pagi dia tidak mau distarter dan akhirnya akinya dicabut untuk diperbaiki, bersamanya pula untuk pertama kali aku melakukan perjalanan ke servis centrenya untuk mengobati segala keluhannya selama ini


oke tersi, aku menyanyangimu setelah mereka, tolong sayangi kami, jangan sampe bermasalah ya saat kami akan melakukan perjalanan panjang merajut cinta berempat bersama.

Sabtu, 02 Januari 2016

test IELTS

late post banget deh....

22 November 2015 hari awal kami akan menjalani hidup yang berbeda, kenapa berbeda? karena hari ini keberangkatan sang suami mengikuti pelatihan bahasa yang diadakan oleh dikti di jogja. Membayangkan hidup tanpa sang abang disamping selama kurang lebih 3 bulan serasa sangat berat, tapi kami bertekad untuk berjuang supaya bisa menambah ilmu. keikutsertaan pelatihan bahsa dikti sebenanrnya sudah kami diskusikan, tapi kami tidak menyangka kalau ternyata aplikasiku tidak lolos untuk menjadi perserta pelatihan, dan satu lagi kegiatan ini ternyata diselenggarakan di kota jogja, tempat ini diluar prediksi, kami membayangkan kalau pelatihan ini diadakan di depok UI atau paling jauh di Bandung. Terlepas dari dugaan dan prediksi yang meleset, kami mencoba berfikir positif, kalau semua ini sudah digariskan oleh Allah SWT pasti ada hikmah dari segala keadaan yang harus dijalani.

Walaupun terpisah jarak yang cukup jauh komunikasi yang terjalin antara aku, dia dan mereka berjalan hangat dan intensif (heheeee istilah sang papa, sang mama dan sang anak), terima kasih kami ucapkan kepada Skype, WA, dan BBM sarana pertemuan kami selama berjauhan.

Hikmah yang bisa kami petik, pertama tentu saja kemampuan bahasa inggris sang papa meningkat, dan alhamdulilah simulasi-simulasi tes IELTS yang dilakukan nilai sang papa sangat memuaskan, target beliau bisa mendapatkan nilai untuk masing-masing band adalah 6.5, nilai ini merupakan angka yang menjadi syarat untuk mendapatkan LoA unconditional pada universitas yang dituju. selama ini, nilai IELTS sang papa pada band writing dan speaking belum mencapai nilai 6.5  walaupun di bagian reading atau yang lain nilai nya bisa lebih dari 7.

Kedua, kemampuan menyetir ku sangat meningkat, mau tidak mau aku harus bisa mengantar jemput anak-anak ke sekolah, ke kampus dan kegiatan-kegiatan lainnya. setelah kursus mengemudi hampir 3 tahun yang lalu aku sudah lupa dengan keinginan menyetir sendiri, karena kesibukan sebagai ibu rumah tangga yang mengaburkan cita-cita itu. pengumuman pelaksanaan pelatihan adalah 3 hari sebelum keberangkatan, jadi aku terinduksi dengan cepat bisa menyetir sendiri hanya 3 hari didampingi sang suami, setelah itu the real life dimulai, Minggu 22 November menjadi  "the new driver"

Ketiga, kami bertiga menjadi lebih mandiri. sebenarnya aku sich subjeknya, karena lebih kurang 5 tahun menikah aku belum pernah berpisah dengan sang suami tercinta lebih dari satu minggu, dan komitmen kami tidak memakai jasa orang lain dalam mengurus keperluan rumah, sehingga aku sangat kehilangan partner kerja hihihihi.... everything by my self deh pokoknya....

Alhamdulilah 24 Desember bertepatan dengan maulid Nabi Muhammad SAW jadi sang suami bisa pulang ke Jambi, hari itu sangat dinantikan oleh tata, azzam, dan aku tentunya.... walaupun hanya 4 hari tapi cukup untuk menyegarkan kembali anak-anak yang awal ditinggal papanya mengalami depresi heeee, tata dan azzam bergantian demam dan lemes.

Menunggu awal Februari berakhirnya pelatihan bahasa papa dan menantikan nilai IELTS yang cukup untuk mendaftar ke universitas di luar negeri pada program s3, minimal pada masing-masing band adalah 6.5. Endingnya sangat berharap selasainya pelatihan bahasa ini, sang abang bisa langsung mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah s3 nya, dipermudahkan aku dan anak-anak bisa ikut beliau sekolah aamiin yra....


Selasa, 27 Oktober 2015

pendaftaran e pupns

Finally, sms sender unja pun datang mengabarkan bahwa dosen dan pegawai unja mendaftar ePUPNS 2015 tgl 26 oktober s/d 9 november 2015 dan pengisian data sampai tgl 30 november 2015...
Selama rentang waktu para pegawai negeri sipil diluar lingkup dikti sibuk dengan ePUPNS kami malah galau karena gak ada instruksi untuk mengisi maupun mendaftar, dan ada sebagian teman yang dengan inisatif sendiri mencoba mendaftar, portalnya malah bilang institusi anda belum mendaftar. dan pada pertengahan Oktober keluarlah surat edaran kepala biro kepegawaian dan keuangan unja bahwa pns dikti memang belum ada perintah mengisi ePUPNS menunggu instruksi dari pusat karena dikti awal pemerintahan sekarang ini pindah kementrian. Kegalauanpun terobati sehingga saya dan teman-teman tidak lagi bertanya-tanya tentang ePUPNS.
Pagi jam 8.32 sms dari sender unja membuat aku membuka laptop dan merapikan lagi dokumen-dokumen  yang kami (aku dan suami) persiapkan untuk pengisian SIPKD tempo hari yang lalu.
Sebagai dosen merangkap asisten pribadi dan sekretaris suami (halah bahasanya) sesampai di kampus 28 Oktober 2015 aku melakukan pendaftaran dengan membuka https://epupns.bkn.go.id, registrasi an. diriku sudah berhasil dan sudah dicetak no pendaftaran dan profil pns nya.
sedikit permasalahan terjadi saat mengisi data si bosku, ternyata naman belakang nya masih belum diubah oleh sistem, padahal beliau sudah melakukan perubahan ke bkn dengan mengganti sk nip baru. seharusnya nama belakang sibosku itu "antony" namun disitu ditulis "anthony", salah nya aku tidak teliti sehingga langsung saja masuk ke helpdesk setelah dapat nomor tiket pengaduan, kembali ke menu helpdesk ternyata disitu ada pengumumannya kalo misal kesalahan satu dua huruf tidak apa-apa langsung saja daftar.
mudah-mudahan tidak menjadi masalah kalo saya daftar dan "mengadu" juga, akhirnya no reg sang suami selesai juga.
tinggal menunggu jadwal pengisian data karena jadwal nya adalah senin, kamis, minggu.

Minggu, 04 Oktober 2015

brownies panggang

akhir2 ini tata punya hobi baru, yaitu membuat kue... kreativitas membuat kue ini cukup membanggakan,namun mampu membuatku kewalahan juga.. menyiapkan bahan, membersihkan perlengakapan setelah aktivitas kreatif anak... berusaha berdamai dengan diri sendiri, kreativitas anak2 jangan sampai terhenti hanya karena larangan akibat kemalasan ibunya...
jadilah... hari2 tata dan azzam sepulang sekolah minta ditemani membuat kue... sang mama hanya mengamati, proses menimbang bahan, memasukkan bahan menyiapkan cetakan dilakukan oleh sang kakak, sang adek menemani dan membantu sedikit... hanya proses memanggang, mencairkan mentega dan coklat saja yang  belum bisa aku lepaskan tata sendiri, jadi proses akhir ini adalah bagian sang mama...
salah satu kue buatan buah hatiku adalah brownies panggang.. berikut resep dan proses pembuatan nya versi tata dan azzam, biar gampang porsi bahan2nya ditakar dengan gelas

bahan:
1 gelas tepung terigu
1/4 gelas coklat bubuk
1 gelas telur ayam (kira2 5 butir telur)
1 gelas kurang  (-1 cm) gula pasir
1/3 gelas mentega cair
1/2  gelas coklat yang dicairkan
1/3 gelas susu kental manis
1 sdm tepung maizena
1 ujung sdm baking powder
cocho chips secukupnya
sejumput garam
sejumput vanili

cara membuat:

  1. bersihkan alat2, pada proses pembuatan kue ini tidak menggunakan emulsifier jadi kembangnya kue tergantung kepada kocokan telur, saat proses pengocokan telur harus pada suhu ruang, jangan sampe terkena air atau mentega atau minyak sedikitpun
  2. kocok telur selama 20 menit dengan kecepatan tinggi, masukkan sedikit demi sedikit gula setelah 10 menit
  3. cairkan mentega jangan sampai panas, jadi wajannya dipanaskan lalu masukkan mentega aduk2 hingga cair, saat memasukkan ke adonan usahakan suhunya jangan panas
  4. tim coklat batangan setelah cair campur dengan mentega cair
  5. ayak tepung terigu, coklat bubuk, maizena, baking powder
  6. masukkan garam dan vanili kedalam kocokan telur dan garam setelah 20 menit kurangi kecepatan kocokan menjadi kecepatan rendah kemudian masukkan sedikit demi sedikit ayakan tepung
  7. matikan mikser lalu masukkan mentega cair dan tim coklat kocok sekali putaran mikser
  8. masukkan kedalam cetakan, sebelumnya cetakan dioles dengan mentega secara tipis merata dan di taburi tepung terigu tipis
  9. sebelumnya oven sudah dipanaskan dulu selama 5 menit agar suhu oven merata
  10. panggang di dalam oven selama kurang lebih 35 menit
  11. pada waktu 25 menit buka oven siram adonan dengan cocho chips, usahakan cepat agar adonan tidak bantat
  12. selamat menikmati nyam nyam nyam


Jumat, 18 September 2015

asap oh asap, dan asapnyapun makin pekat

jum'at 18 september 2015...
anak2 makin parah batuk dan pileknya... asap sudah merajalela hingga ke dalam rumah... kamar yang biasanya tempat aku menyembunyikan anak2ku dari kejaran asappun tak mampu aku hindari.. asap kian angkuh memasuki ruang pribadi yang selama ini aku jaga...
jembatan batanghari 1, biasanya kiri kanan akan terlihat aliran sungai batanghari, dan sekarang pemandangan berganti dengan asap

apa yang salah dengan keadaan ini... manusia yang sudah menghianati alam hingga alam tak mampu lagi menutupi rasa kekecewaannya atas tindakan manusia yang sangat serakah...
menurutku hari ini adalah hari terparah semenjak bencana asap 3 minggu terakhir ini...
jalan aur duri saat jam 11.08 pagi


suasana jalan aur duri saat menuju kampus
jam 10.34 siang

sebagai manusia aku hanya bisa berdoa, semoga Allah SWT penguasa alam mengampuni dosa2 yang telah kita perbuat... sudah banyak kerusakan2 yang terjadi dimuka bumi ini... mudah2an semua menyadari akan kesalahan yang telah kita perbuat sebagai manusia hingga ampunan dapat kita raih...