Senin, 26 November 2018

Teman Syria di Reading

Sebagai ibu rumah tangga full-time, terkadang aku merasa bosan karena terbiasa punya aktivitas rutin pergi pagi pulang siang atau sore ketika berada di Indonesia. Sehingga, aku mencari-cari kegiatan yang bisa mengasah kemampuan Bahasa Inggris dan dengan biayanya murah atau gratis.


Kota Reading termasuk Kota cosmopolitan, yaitu kota multicultural yang terdapat berbagai suku dan etnik dari berbagai negara. Banyaknya etnik berdampak banyak lembaga-lembaga Yang memfasilitasi warganya untuk bisa berkomunikasi karena Bahasa Inggris merupakan Bahasa kedua. Selain itu, di Inggris banyak sekali orang-orang yang kesepian, merana, tanpa teman dan parahnya depresi. Nah lembaga-lembaga Bahasa tersebut bukan saja sebagai wadah orang non British tapi juga sebagai ajang kumpul British agar punya teman Dan aktivitas. 


Semenjak beberapa bulan ini Aku bergabung dengan Reading Voluntary Action, lembaga pemerintah yang mewadahi berbagai kegiatan sosial. Salah satunya mengurus orang tua murid non British yang membutuhkan support. Aku tertarik untuk mendapatkan course gratis, dan Alhamdulilah beberapa course bisa aku ikuti tanpa biaya atau membayar dengan fee yang sangat murah.


Salah satu course yang aku ikuti yaitu conversation class, di kelas ini banyak teman-teman dari negara konflik yang mendapatkan visa refugee atau visa suaka, sehingga dalam jangka waktu lima tahun mereka bisa menjadi Inggris residential dengan syarat selama selang waktu 5 tahun tersebut tidak boleh kembali ke tanah air mereka.


Fayza namanya seorang Ibu dari 4 orang anak berasal dari Syria, dia menceritakan bagaimana kondisi perang saudara disana. Akibat perang tersebut dia sekeluarga pindah ke Yordania selama 2 tahun, kehidupan keluarganya disana sangat berat 2 anak laki-lakinya harus bekerja membantu sang ayah untuk mencukupkan kebutuhan sehari-hari. Selama 2 tahun di Yordania sang anak tidak bisa sekolah, biaya hidup yang sangat mahal membuat mereka merelakan masa depannya berjuang demi keluarga. Fayza dan suami akhirnya  memutuskan mencari negara lain yang bersedia memberikan suaka, dengan bantuan United nation mereka pindah ke Inggris.


Aku bertanya ke beberapa teman Syria, kenapa memilih Inggris padahal mereka sebelumnya berada di negara-negara islam, Ada di Yordania, Mesir, Turki, Libanon. Jawabannya negara-negara tersebut dirasa tidak Aman dan tidak sesuai untuk pendidikan anak-anak mereka. Dari beberapa negara Eropa, Inggris merupakan negara favorit dan ramah terhadap para refugee.


Kembali ke cerita Fayza, dia sangat bersemangat menceritakan anak laki-lakinya. Walaupun selama di Yordania dia tidak sekolah, di Inggris dia mendapatkan penghargaan the best student dari Reading College. Sambil menangis terharu Fayza menceritakan anaknya berusaha keras belajar dengan rajin, dan masih tetap bekerja part time untuk mencukupkan kebutuhan keluarga yang tidak sedikit.
Suami Fayza hampir dua tahun tidak bisa bekerja karena sakit, penyebabnya adalah tekanan hidup selama perang dan bekerja siang malam saat di Yordania mengakibatkan tubuhnya lemas tidak bisa lagi bekerja keras.


Syukur alhamdulilah anak-anak Fayza giat Dan bertanggung jawab bekerja. Bahkan Fayza yang hebat membuat kue tidak diizinkan untuk menerima orderan. Anak laki-laki Syria merasa malu apabila tidak bisa mencukupkan kebutuhan ibunya, apalagi melihat ibunya bekerja.
Sang anak mengatakan "Mommy if you need money, I will give you money; if you need new clothes, I will buy for you alot of cloth; please take easy just stay at home with daddy, keep us in your dua and make for us some sweet".


Bangganya Fayza dengan anak-anak yang sangat pintar Dan bertanggung jawab.
Semoga saudara-saudaraku di Syria Dan Palestinian selalu Siberian diberikan perlindungan dari Allah SWT.


Semoga kita selalu menjadi orang yang selalu bersyukur, Aamiin yra.


November

Sabtu, 24 November 2018

Renungan ibu

Malam ini rasanya saya sedih sekali, mengingat apa saja yang sudah aku lakukan sebagai seorang Ibu. Sang kakak Januari tahun depan akan berusia 8 tahun insha Allah, adik akan berusia 6 tahun Maret depan.



Ingat akan keegoisanku sebagai seorang Ibu, yang sering mengatakan "kakak harus begini", "adek tidak boleh begitu" dengan kata-kata masih keras. Terkadang sering dengan emosi yang dengan keadaan sadar tapi acuh ngomelin kedua buah hatiku.


Banyak buku, teori dan berbagai tips mendidik anak yang dibaca, paham?? tentu iya secara teori tapi tidak secara praktek. Begitu sulitnya mengalah dengan "kenakalan" anak, membuatku sering berkata layaknya bicara dengan orang dewasa. Mengapa terlalu sulit bersama didunia anak??


Begitu banyak kekuranganku sebagai seorang Ibu, tapi lebih dari itu aku berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik. Aku berusaha menomorsatukan keluarga diatas kepentingan pribadi.


Banyak sekali kegiatan yang ku tolak dengan alasan aku tak mau meninggalkan anak-anak sendiri, aku tak mau saat mereka pulang sekolah mamanya tak bersama mereka, aku mau mereka makan masakanku yang dimasak dengan penuh cinta dan doa.


Ingin sekali punya kegiatan atau pekerjaan yang bisa mengasah kemampuan bahkan menghasilkan uang, sering aku mendaftar pekerjaan dan dipanggil wawancara, tapi hati kecil berkata: kalau aku lolos berarti half-term tetap bekerja, anak-anak sama siapa, ya Allah semoga gak lolos wawancara ini karena aku gak mau jauh dari anak. Dan Alhamdulilah sampai detik ini setiap wawancara gak lolos, apa karena gak kompeten😂, atau karena hati kecil yang selalu berdoa untuk gak lolos🤣😂


Aduh nak, menatap wajah kalian yang tertidur lelap rasanya banyak sekali kekurangan mama sebagai ibu, maafkan mama ya nak.... 😍😘🤩🤗😥😭😢


Dengan tulisan ini, mama ingin kakak Dan adek tau mama cinta dan sayang kalian lebih dari yang kalian tahu, mama selalu mendoakan segala kebaikan sebelum kalian meminta didoakan. Banyak cinta dan doa bagi Masyitah dan Azzam



Reading, November 2018

Minggu, 18 November 2018

Romantisme musim gugur

Jika ditanya apa musim favorit saya, jawabannya adalah musim gugur atau autumn season. Pada musim ini terasa sekali romantisme Inggris yang tidak bisa dinikmati di Jambi 😬😲, daun-daunan beraneka warna berjatuhan dijalanan,  udaranya tidak panas dan tidak dingin, tapi tetap saja aku harus mengenakan jaket atau winter coat.


Ada 3W populer di Inggris there are 3 unpredictable in Britain and do  not believe Weather, Woman and Work. Yah weather menempati urutan pertama yang sangat susah untuk diprediksi. Ramalan cuaca mengatakan akan hujan, maka kita akan memakai jas hujan, eh ternyata udaranya hangat dan sunny bahkan sebaliknya. Jadi selama autumn ini winter coat mutlak dibawa, karena walaupun sunny tapi anginnya sangat dingin. Ini merupakan salah satu aku menyenangi musim ini.


Kalau summer dan winter terasa sangat ekstrim bagiku, kepala rasanya cenat cenut jika terpapar udara luar sehingga sering kali kami jarang keluar rumah pada musim ini. Spring atau musim semi merupakan musim terindah, bunga bermekaran tapi sayang sekali musim ini sebentar. Bunga yang bermekaran berganti daun hijau.


Ini merupakan musim gugur kedua bagi kami sekeluarga, sudah terbayang Januari tahun 2020 insyaAllah kembali ke Jambi, jadi masih bisa menikmati satu kali lagi tentunya dengan izin Allah SWT.


Dimanapun berada dan apapun musimnya semua harus dinikmati dan disyukuri, Alhamdulilah semua berkah Dari Allah SWT.


Reading,
November 2018



Rabu, 14 November 2018

Bonfire night


     My daughter got homework about bonfire night in UK. She tried to found fireworks near from our house and tell Infront her class about her experience.



      Bonfire is name given for remembered the man 'Guy Fawkes' who want to blow up  King James I and his parliament on 1605. He took the gun powder under the House of Parliament in London, but he was not success to did. The King had survived from the gun powder.

Fireworks near from our house

       Many  people celebrate every 5 November with light bonfire or fireworks. The biggest one fireworks in Reading was locate at Univesity of Reading. People celebrate with big fireworks, music, and food. The other think, we life near from Sol Joel Park, Palmer Park,lots of church, lots of community/group. Because of that, we saw and heard lots of fireworks near from our house.
     

Park and ride di Cambridge

Cambridge adalah kota yang menyimpan banyak history, kota cantik yang terkenal dengan University of Cambridge merupakan salah satu destinasi wisata populer seperti halnya Edinburgh (baca; Edinbrah).

Kota Cambridge

Kami sekeluarga lebih senang mengunjungi suatu kota dengan menggunakan transportasi umum, dengan train kita bisa leluasa menikmati pemandangan tanpa harus memikirkan arah jalan yang cukup rumit di UK. Selain itu problem utama menggunakan mobil adalah parkir, susah sekali menemukan tempat kosong apalagi di Cambridge.


Namun, menggunakan mobil mempunyai banyak keuntungan. Salah satunya lebih hemat jika ingin berpindah kesuatu kota ke kota yang lain. Solusi parkir jika menggunakan mobil adalah menemukan tempat "park and ride".  Park and ride biasanya gratis untuk beberapa jam bahkan di Cambridge kita bisa parkir bebas biaya selama 18 jam.



Pengalaman kami ke Cambridge, Mobil Kami parkir di park and ride kemudian Kami Naik bus menuju town centre. Biaya bus hanya £3 return per dewasa, sedangkan anak-anak free.

Kami bisa menikmati Kota dengan tenang tanpa memikirkan keterbatasan waktu parkir. Biasanya untuk parkir di town centre terdapat batas waktu, paling lama 3-4 jam saja.

Park and ride bagi saya pribadi sangat recommended, biasanya sebelum kita masuk ke kota ada petunjuk ke arah park and ride.

Reading, Oktober 2018



Minggu, 11 November 2018

Stonehenge dari Reading dengan mobil

       Stonehenge adalah situs peninggalan sejarah yang berusia ribuan tahun yang lalu, situs itu diduga dibangun pada zaman perunggu. Stonehenge berasal dari dua suku kata yaitu Stone dan henge  artinya batu dan lingkaran. Ketika kami berada di museum stonehenge, kami dapat mendefenisikan bahwa situs ini adalah bangunan yang terdiri dari batu dibuat melingkar untuk keperluan keagamaan. Sejarahnya stonehenge dibangun untuk keperluan astronomi. batu disusun sedemikian rupa selaras dengan titik balik matahari. Kami kesana saat musim gugur sehingga bayangan kami berada didepan.


       Stonehenge berada di Amesbury, Wiltshire. sekitar 13 km dari Salisbury. Mengunjungi Stonehenge dari London sangat mudah, banyak tour-tour yang menawarkan paket perjalanan  ke batu terkenal ini.


       Menuju ke stonehenge dari Reading kami harus naik train ke stasiun Salisbury, lalu mengambil paket tour menggunakan bus, untuk paket keluarga (family ticket 2 adults+3 children) adalah sebesar 45.50 poundsterling ditambah ticket bus sebesar kurang lebih 55 pound. Karena kami bukan termasuk National trust member jadi kami harus membayar tiket masuk. Jika punya rencana untuk mengunjungi castle, park yang termasuk kedalam national trust lebih baik membayar iuran tahunan sebesar 99 pound dan kita bisa bebas masuk keseluruh castle, park atau situs dibawah national trust.

       Menghitung tiket masuk dan tiket train, akhirnya si Bapak memutuskan untuk menyewa mobil di www. enterprise.co.uk. Kami menyewa selama tiga hari dan hanya membayar 50 pound diluar asuransi, pengalaman menakutkan yang pernah terjadi yaitu kecelakaan di daerah Bayung Lincir Sumatera Selatan membuat kami membeli asuransi yang full cover, sehingga kami harus membayar sebesar 150 pound.
       harga sewa belum termasuk bahan bakar, selama tiga hari perjalanan kami menghabiskan sekitar £60 bensin.



       Perjalanan kami menggunakan Mobil dari Reading menuju Stonehenge nikmat sekali, karena sudah masuk musim gugurgugur selama perjalanan kami disuguhi beraneka warna dedaunan.
Normalnya mengenderai mobil hanya 1,5 jam saja tapi karena roundabout yang cukup membingungkan kami berkali-kali harus memutar arah, Karena salah salah memilih jalan keluar roundabout, sehingga kami sampai ke Stonehenge kurang lebih 2 jam.
       Parkir di Stonehenge gratis apabila kita masuk ke situs Stonehenge heritage, jika  sudah booking online dgn menunjukkan buktinya kita bisa langsung masuk, tapi jika kita belum beli tiketnya maka petugasnya akan meminta uang parkir sebesar £5 dan memberikan kita bukti pembayaran parkir, uang parkir ini bisa kita tunjukkan ke petugasnya dan biaya tiket kita akan dikurangi £5.
       Untuk menuju ke stonehenge kita bisa berjalan kaki atau naik bus yang sudah dipersiapkan oleh pengelolanya gratis. Kalau musim panas lebih enak jalan kaki, tapi karena saat itu udara sangat dingin ditambah angin yang bertiup bertubi-tubi tidak sepoi-sepoi lagi akhirnya kami memutuskan naik bus. Sebelum naik bus kita bisa meminjam headphone yang berada dibelakang tiket masuk, headphone menerangkan sejarah dari Stonehenge. 


       Setelah puas menikmati Stonehenge, kami menuju Salisbury dengan panduan Google maps, ternyata dia menuntun Kami masuk ke pedalaman Salisbury, tapi Alhamdulilah Kami tidak bosan malahan senang Karena masuk ke pedesaan Yang kanan kirinya perbukitan tempat mengembalakan kambing Dan sapi.


Reading, Oktober 2018


Kazaktan food

Alhamdulilah  sahabat kami Bektybek dan Binur yang berasal dari Kazaktan baru mendapatkan bayi laki-laki. Saliha anak pertama mereka senang banget punya baby boy brother. Melahirkan di UK punya cerita tersendiri, segala sesuatu harus dilakukan secara mandiri. Satu hari setelah melahirkan, bayi dan ibunya sudah dibolehkan pulang jika kondisi ibu dan bayi sehat.

Keluarga Kazaktan dan keluarga Indonesia


Budaya melahirkan antara Kazaktan Dan Indonesia hampir sama, bahkan mereka lebih protektif kalau menurutku. Binur tidak boleh keluar rumah minimal 40 hari, dia diharuskan minum air kaldu daging selama pariode iddah, sang ibu hanya mengurus bayi dan tidak melakukan pekerjaan rumah atau lainnya. Intinya sang ibu diharuskan beristirahat sehingga asi lancar dan sang bayi tenang karena ibu dalam keadaan prima.

Gorengannya juara banget



Hari Sabtu ini kami diundang ke rumah mereka, karena Ibrahim (nama bayi laki-laki mereka) akekah. Jangan bayangkan kami menghadiri acara akekah di Indonesia, boleh dibilang  hanya acara makan-makan bersama saja.

Bek mempraktekkan Cara makan orang Kazak


Ibrahim Masha Allah gagah banget, wajahnya mirip sang ibu. Oya wajah Binur itu mirip wajah orang Korea, katanya Kazaktan itu masih keturunan Korea. Kalau Saliha mirip sama Bapaknya. Kelahiran Ibrahim bertambah bahagia dengan kedatangan sang nenek, ibundanya Bek dari Kazaktan. Beliau membuat kami berbagai olahan makanan Kazak yang dibuat sendiri, mie yang digilas pake kayu bulat panjang dan dipotong pake pisau, Aku lupa mendokumentasikannya, gorengan yang mirip cakwe tapi rasanya manis dan gurih, kue manis yang mirip pangsit gorengan, sup, homemade yogurt, apple jam, yang paling juara itu daging kuda (ssssttt aku baru pertama Kali mencoba daging kuda).


Saliha, senang mencium aroma makanan😁
orang Kazak terbiasa menghirup alias mencium aroma makanan sebelum menyantap... Ini mie yang dibuat sendiri oleh ibunda Bek, diatasnya potongan daging kambing, taburan red onion, dan tomat


Menu Kazaktan ini semuanya serba daging, mereka sangat suka daging kuda. Daging ini bisa menghangatkan badan, summer time saja suhunya minus 5, apalagi winter bisa mencapai minus 50 ( lebih dingin dari freezer). Mereka tidak punya laut sehingga tidak familiar untuk mengkonsumsi ikan.

Yang paling pinggir itu daging kuda, Masha Allah baru Kali ini liat daging kuda, awalnya Ragu untuk memakan saat dicoba rasanya hampir sama dengan daging sapi

Berganti musim berganti pula daging yang dimakan, daging kuda, daging kambing, daging sapi, hampir mereka tidak mengkonsumsi ayam. Mereka berternak sendiri binatangnya, jadi tidak Ada Yang menjual daging.
Salad Kazaktan


Mendengar perjuangan orang Kazaktan Kami sangat bersyukur menjadi Muslim di Indonesia tercinta.

Selamat datang ke dunia ya Ibrahim semoga jadi anak yang soleh.


Reading, 11 November 2018

Minggu, 04 November 2018

Menyetir di UK

        Anak-anak akan liburan halfterm, aku sudah mendesain sedemikian rupa rencana liburan murah tapi meriah. Sebagai keluarga mahasiswa yang mengandalkan kiriman beasiswa yang datang pertiga bulan sekali ditambah biaya akomodasi di Reading yang sangat mahal, aku memutuskan liburan disekitaran Berkhsire saja, sehingga bisa menghemat ongkos dan akomodasi.
       Cara lain untuk liburan hemat adalah membeli tiket jauh-jauh hari, baik itu tiket train, bus, pesawat bahkan juga hotel. banyak sekali penyedia tiket online yang bisa kita gunakan untuk booking ticket in advance!
       19 Oktober 2018 adalah hari terakhir sekolah, kakak tata dan adek azzam senang banget. Karena bagi mereka, libur sekolah itu bisa tidur sepuasnya, nonton sepanjang hari, main sepuasnya, sarapan boleh nggak (ini yang salah kaprah! hehehe anak-anak memang susah makan). Kakak udah nanya-nanya kalau libur kali ini dia pengen banget ke Stonehenge. Kalau adek Azzam mau ke Poundland aja borong mainan (hehehe Poundland adalah salah satu toko yang bisa jadi solusi berhemat).
       Sabtu pagi, aku sudah mau bersiap ke town centre karena Finlay teman si adek Aam sewaktu di Reception class akan berulang tahun siangnya. tapi sang Bapak mau pergi ke kampus duluan karena ada alat yang harus dicek pagi-pagi. tanpa ada kecurigaan aku melepas sang Bapak duluan, beliau memilih naik bus aja karena tiketnya bisa aku pakai untuk ke Town. Sepanjang pagi itu seperti biasa, aku beberes, masak, dan kegiatan rumah tangga lainnnya. si Bapak pulang jam 10 pagi trus tanpa ba bi bu ngajak kami pergi sekeluarga, aku bingung karena belum siap-siap dan anak-anak lagi malas pergi karena lagi asyik selimutan malas-malasan sambil nonton tv dan makan walker (keripik kentang).
       Kepatuhan kami bertiga dengan si Bapak membuat kami bergerak bersiap-siap untuk berangkat, pas sampai diluar rumah beliau mengeluarkan kunci mobil, ternyata....... si Bapak buat kejutan menyewa mobil diam-diam tanpa sepengetahuan si Emak.
       Saya tinggalkan cerita suprise si Bapak yang membuat kami sekeluarga senang dan gembira. Perjalanan dengan menyetir untuk pertama kali bagi kami.
       Pelajaran pertama menyetir di UK kita harus benar-benar patuh dan waspada dengan rambu lalu lintas. kosentrasi penuh sangat dibutuhkan, kita tidak bisa menyetir sambil makan cemilan seperti yang biasa dilakukan si Bapak saat menyetir di Indonesia. Kekakuan pertama menyetir adalah 'kesabaran' jika kita berpapasan dengan mobil lain. kalau di Indonesia kita menyetir siapa yang berani dia yang duluan sampe, kalau disini orang terbiasa mengalah dan melambaikan tangan untuk mengucapkan terima kasih kepada pengemudi lain yang memberikan jalan duluan. lampu kedip di Indonesia berarti kita mau duluan, kalau di UK lampu kedip berarti kita mempersilahkan pengemudi lain untuk duluan. Batas kecepatan mengemudi jika kita berada didaerah perumahan batas kecepatan adalah 20 km/jam, di tol hanya 60-70 km/jam , terbiasa dengan kebut-kebutan membuat kita kaku akan keteraturan dijalan raya.
       Menyetir di UK hal yang membuat pengemudi bingung adalah adanya rounabout, rounabout ini adalah bundaran pertemuan dari berbagai arah jalan, kebingungan ini membuat kami sering salah mengambil arah dan menyebabkan kami harus memutar ke jalan lain untuk kembali ke arah yang benar. Kunci untuk sukses di roundabout ini adalah lihat apakah jalan yang dilalui di arah jalan keluar pertama, kedua, ketiga atau keempat. hari pertama kami masih bingung dan sering salah mengambil arah. alhamdulilah hari kedua kami sudah bisa terbiasa dengan roundabout.
       Rambu lalu lintas sangat jelas dijalan-jalan raya UK, tapi jika ingin menyetir hemat waktu dan jalan yang jelas sebaiknya menggunakan GPS khusus untuk mobil. Kami menggunakan google maps, aplikasi ini membawa kami berputar-putar kesegala arah, karena niatnya untuk jalan-jalan aja kami senang-senang aja, ketika di Salisbury kami dibawa ke daerah pertanian yang sepi kiri-kanan bukit-bukit tempat mengembala kambing dan sapi.



Reading,
Oktober 2018