Senin, 10 April 2017

Perjalanan 2,5 bulan sekolah SD di UK- Reading



Primary School in Reading_ Cerita Masyitah Dzatil Izzah

11 Januari 2011 adalah hari bersejarah dalam keluarga kami, tepat adzan isya cewek imut lahir kedunia melengkapi kebahagiaan keluarga kecil kami, Masyitah dzatil izzah itulah nama yang diberikan sang papa setelah berdiskusi dengan keluarga. Masyitah lahir dengan berat 2,54 kg karena ada masalah dengan sang ibu yang hamil besar tapi bayinya imut, alhamdulilah wasukurilah yang penting sehat ya nak, ntar besarinnya diluar perut aja ya....
bersama ibu Silvi guru di Paud Al-hidayah yang sampai sekarang masih disebut namanya oleh azzam dan tata, banyak kenangan mereka bersama beliau, terima kasih bu Silvi

6 tahun kemudian, kamis 19 Januari 2017 Masyitah mengawali hari pertamanya sebagai pupil di Alfred Sutton Primary School (di Inggris siswa sekolah dinamakan pupil kalau student untuk mahasiswa) diantar sekeluarga jam 08.15 kita udah nyampe di admissions officenya, trus disambut oleh Mrs. Nina kira-kira umurnya 50-an, Alhamdulilah kakak semangat sekali sekolahnya sehingga tidak ada drama saat ditinggal di kelas 1 G (kelas Miss.. Goodchild) pagi itu kelas di pegang Miss.goodgea (benar gak ya tulisannya), kakak dipesanin lunch vegetarian karena sekolahnya tidak menyediakan halal food... siangnya pas dijemput, guru kakak bilang kakak bagus mengikuti kelas dengan baik, mama bangga dengan kakak dengan lingkungan yang baru kakak bisa menyesuaikan diri walaupun mama tau kakak pasti gak nyaman dengan bahasa dan culture yang sangat baru bagi kakak.`
Masyitah wearing red batik and hijab for rednose day at ASPS
Masyitah dengan seragam SDnya saat sekolah di Jambi

Seminggu pertama sekolah kakak selalu dikasih semangat dan motivasi bahwa gak semua anak bisa punya kesempatan untuk sekolah di Inggris jadi kakak harus bersyukur dengan nikmat yang diberikan Allah SWT.
Pagi setiap selesai ngantar kakak dipintu kelas, kami mutar kebelakang ngintip dari jendela dan memberikan semangat untuk kakak, memang seminggu pertama terasa sulit untuk melepaskan anak kesayangan dilingkungan yang sangat berbeda dengan keseharian di Jambi, terlihat dimata kakak kesan gak nyaman, tapi mama selalu berdoa untuk kakak (setiap selesai ngantar kakak jam 09.00 karena gerbang ditutup air mata mama mengalir sedih ninggalin kakak sendiri di sekolah). Hebatnya kakak gak nangis dan gak histeris, saat ditinggal kakak pasti selalu semangat masuk kelas untuk menghibur mama yang cengeng ini... oooh anakku sayang terima kasih ya untuk terlihat kuat, padahal setiap malam sebelum tidur kakak selalu curhat bilang kalau kakak gak bisa ngobrol sama teman-teman dan gak ngerti apa yang dibilang guru.
Kamis 26 Januari 2017, malamnya kakak cerita kalau kakak sudah bisa ngobrol ama teman sekolah dan sudah bisa mengikuti kelas yang diajarkan guru dikelas, wah selamat ya kak akhirnya kakak bisa menyesuaikan diri dengan cepat, dalam waktu seminggu kakak sudah bisa menikmati sekolah. Hebatnya kakak dia gak mau libur sekolah padahal hari selasa 7 Februari 2017 ada acara budaya di UoR dan boleh izin untuk ikut acara tersebut tapi kakak gak mau karena di sekolah lagi ada acara great fire of london, dan ada bazaar buku juga.
Kamis, 2 Maret 2017 adalah world book day disekolah jadi pupil bebas pake baju karakter buku yang dibacanya, kakak tata maunya pake baju princess dan berjilbab katanya princess muslim mama... oke sayang terima kasih tetap menjadi anak solehah dilingkungan yang boleh mengekspresikan diri dengan bebas.
Senin 6 Maret 2017, well done Masyitah... akhirnya kakak dapat reward bisa settling in well in Afred Sutton dan kemajuan membaca kakak sangat baik, awal membaca masih dengan style Indonesia sekarang sudah bisa baca buku English style, dan kemampuan bahasa inggris yang sudah bagus... anak-anak memang cepat beradaptasi, jadi kalau mau membawa anak untuk ikut sekolah keluar negeri gak usah takut mereka tidak bisa bahasa inggris, masyitah ke inggris dengan bahasa yang minim karena kami tidak mengajarkan untuk dwi bahasa dirumah sewaktu di jambi, dan satu bulan di Inggris dia sudah bisa berbahasa inggris dengan dialek yang bagi kami sangat British sekali, sering saat dia ngobrol dengan papa, kakak memperbaiki ucapan papa yang katanya gak pas hehee... wiintee papa bukan winter hahaha, waatee bukan water, caaa bukan car, compuataaa bukan computer, hahaha iya kak, papakan inggrisnya nyampur2 bukan British...
24 maret 2017, adalah hari rednose jadi kakak tata disuruh pake baju bernuansa merah, untung kakak bawa baju batik yang ada nuansa merahnya dan ada jilbab merah juga, dapat komentar dari Miss Goodchild kalau baju yang dipake kakak menarik.
Setelah 2,5 bulan sekolah di Inggris ternyata lidah kakak udah English style dan beberapa kali ngigau yang keluar bahasa bule hehehe bapak dan maknya aja sampai sekarang masih belum lancar bahasa inggrisnya anak kicik emang cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan, jadi jika ingin membawa anak ikut sekolah ke luar negeri tidak usah kuatir akan kemampuan bahasa mereka, bisa jadi nanti kita yang belajar dengan mereka karena pengucapan anak-anak biasanya lebih faseh dari orang dewasa.
Semangat ya kak, selalu jadi kebanggaan mama dan tetap solehah rajin shalat dan ngaji.... sehat terus anakku sayang cahaya dan bintang kehidupan papa dan mama......

Mencari bumbu asia di Reading UK

Merantau kita harus bisa menyesuaikan keadaan dan lingkungan dengan tempat tinggal baru, tapi yang namanya urusan “lidah” susah untuk menyesuaikan dengan makanan asli tempat merantau ini, beda jika merantau dari Jambi ke Bogor itu mah namanya pindah tempat tinggal tapi selera tetap nusantara.
hidangan nusantara yang bisa disajikan di dapur tata dan azzam UK, sambal ikan kembung tabur pete

Seewoo terletak di daerah pergudangan
Jalan menuju Seewoo
Jadi pernah kita (bapak dan emak) berusaha untuk menikmati masakan ala British, maka pergilah si emak ini ke Rahim store (toko pakistan di dekat rumah yang menyediakan bumbu2 hindustan dan daging halal), si cabe merah yang merona itu sudah pede bakalan dibungkus sama si emak karena memang tiap hari masak sambal jadi ya walaupun harganya 10 pound sekilo tetap dibeli.. eh ternyata hari itu tangan si emak tak kunjung-kunjung menyentuh si cabe,  siemak lagi sombong hehehe... pillihan si emak jatuh ke deretan spageti, oregano, saus tomat, susu segar dan keju serta tak lupa beli kentang (ini makanan wajib anak-anak sejak dari Jambi mereka memang suka kentang goreng).
suasana di sekitar jalan menuju Seewoo store
Kembali ke cerita awal kita akhirnya buat jacket potato: kentang yang di balur dengan garam dan minyak zaitun lalu dipanggang dengan kulitnya, setelah setengah matang di iris tanpa putus di kasih keju lalu dipanggang lagi, menu yang kedua yaitu beef spaghetti (menu ini sudah cukup familiar dilidah tapi beda banget kalo menunya jadi makanan utama tanpa ada sambel ulek heehehe).
Jam 10 pagi selesai dimasak dan dimakan enak kentangnya mantap, spaghettinya lazis trus jam 3an kok rasa-rasanya ada yang kurang ya, kepala pusing ehmmm ini mungkin karena belum lunch kali ya, dan kitapun menyantap menu yang sama untuk sarapan... dan akhirnya jam 5an kita udah gak tahan kok rasanya pusing makin menjadi ya dan rasanya itu lemes banget, dan permasalahanpun terdeteksi kita gak makan sambal ulek hahaha dan ke dapurlah si emak buat sambal terong udang, masak nasi langsung disantap dan seketika pusing dan lemes para orang tua ini hilang seiring dengan kosongnya piring yang dipegang.... 
pete horray... menemukan pete di UK itu seperti menemukan harta karun hehehe
Nah..... sebagai perantau yang berasal dari pulau sumatera cabe itu merupakan benda yang penting, nasi yang diganti dengan kentang, atau mie gak masalah asal ada sambel ulek dimeja...
Nah untuk menghadirkan masakan nusantara yang bercita rasa asli memang sulit tapi setidaknya bumbu-bumbu yang diperlukan tersedia untuk menikmati masakan indonesia.
rak-rak tempat barang-barang yang dijual
Di Reading ada 2 toko cina yang saya tau, pertama yaitu c-mart toko ini letakkan di central dan letakkan dekat dengan halte bus no 17 yang trayeknya ke wokingham Road, jadi bisa dengan mudah untuk belanja disini, tapi barang-barangnya kurang lengkap dan saya hanya ketemu satu kali tepung tapioka disini itupun cuma satu bungkus sehingga saya jarang untuk belanja disini.
Kedua yaitu Seewoo chinesestore Reading, ini adalah toko cina terbesar dan terlengkap di Reading jika sudah sampai disini serasa belanja di Indonesia, tersedia kemiri yang sangat jarang ada di Eropa, sayur-sayur asia seperti kangkung, buah tropika manggis, durian dan ikan-ikan yang sering kita makan di indonesia termasuk ikan asin dan ikan tri.
Pintu masuk ke toko
Namun Seewoo ini lokasinya lumayan jauh, dari rumah kami 2 kali naik bus dan harus jalan kaki 7-10 menit ke tokonya. Awal kunjungan kami ke Seewoo  rasa-rasanya gak mungkin deh ada toko didaerah itu karena daerahnya seperti pergudangan dan jalannya jauh masuk kedalam, dan ternyata diujung jalan tersebut terpampaanglah merek Seewoo Chinesestore, alhamdulilah sampai juga kesini, memanfaatkan google maps (mencari alamat di Inggris ini tidak sesulit di indonesia karena alamatnya jelas), dari rumah kami naik purple bus no 17 turun di kings road jalan sedikit kearah tesco express/sevensons, didepan toko tersebut ada halte Market place (stop MC) naik bus green Emerald 6/6a, biasanya bus emerald 6 sedikit lebih lama datangnya dibanding bus purple 17,  kita melewati 7 perhentian dan stop di halte Long Barn Lane atau Elgar Road.. bagiku lebih nyaman berrenti di Long Barn Lane karena bisa jalan lurus kearah Elgar Road tanpa banyak nyebrang tapi bagi sibapak lebih senang di Elgar rd karena jalannya menurun gak perlu mendaki (beda selera dikit aja sich),nanti kita akan jalan sekitar 7-10 menit ke dalam jalan 15 Cradock road RG20JT, jangan kaget awal kesana memang kawasannya sepi seperti bukan kawasan belanja karena daerah pergudangan lurus aja diujung jalan ada papan namanya besar berwarna kuning.
Pepaya muda untuk bahan isian pistel, dimakan dengan cuko pempek enak banget
saya sering ke Seewoo walaupun jauh, hitung-hitung refreshing, jika si bapak lagi work from home alias lagi dirumah ngerjain tugas kuliah sambil ngasuh adek azzam.. menikmati shopping sendirian itu ada kenikmatan tersendiri, melupakan sejenak piring-piring kotor hehehe (mencuci piring di UK apalagi saat winter punya tantangan yang luar biasa, di Jambi saya biasa habis pake piring langsung dicuci jadi gak pernah ada piring kotor yang menumpuk di dapur, ternyata kebiasaan itu sulit untuk dilakukan di sini, walaupun nyuci piring bisa dengan air panas kita tidak bolek terlalu sering mencuci piring, karena tangan akan menjadi kering dan melepuh dan saat kegiatan ini pun saya harus pakai sarung tangan).
berbagai Seafood dijual, termasuk belut
Setelah kurang lebih satu jam akhirnya saya pulang dengan tentengan yang banyak dan berat, oiya kalau belanja disini sediakan kantong belanja dari rumah karena mereka tidak menyediakan plastik, tokonya hanya menyediakan kardus-kardus bekas untuk barang belanjaan konsumennya, dan jika perginya ama si bapak lebih enak ada diskon untuk student sekitar 10 persen, lumayan biasanya saya menghabiskan 50 pound disana dapat potongan 5 pound lumayan untuk ongkos hehehe.... 
selamat menghangatkan dapur dengan cita rasa Indonesia di Reading UK....

peralatan masak yang bisa ditemukan disini, cobek, tusuk sate, saringan bawang

Sabtu, 30 April 2016

Tour De Java Februari 2016 (Bagian 5, Jogja-Bandung-Lampung-Palembang-Jambi)

baru sempat nulis lagi....
Liburan dengan perjalanan darat yang panjang merupakan kepuasan tersendiri bagi kami sekeluarga, semenjak mempunyai anak saia dan suami merubah gaya liburan yang biasa kami lakoni, bersama mereka kami jarang bisa menikmati kuliner, merasakan suasana mall di suatu kota dengan nyaman merupakan hal yang jarang terjadi, anak-anak cenderung bosan mereka akan senang jika di taman-taman bermain, di tempat terbuka yang tidak terlalu ramai jadi kami jarang sekali untuk mampir di kota yang disinggahi dan merasakan ikon kota tersebut, Liburan ala ala tata azzam adalah jalan-jalan keliling kota naik mobil dilanjutkan istirahat di hotel nonton kartun lanjut main ke taman kota atau wisata alam, balik lagi ke hotel dan makan makanan yang telah dibungkus. Sehingga liburan jika dilakukan seperti orang kebanyakan sangat sulit terjadi, apalagi harus bertukar moda transportasi, haduh bisa terjadi kegaduhan..... 
sering saia dan suami berpikir mau liburan dari jambi naik pesawat dan nanti di kota tujuan bisa menimati wisata dengan menyewa mobil atau apalah.... tapi setelah dipikir-pikir, belum saatnya untuk mencoba metode tersebut.... daripada rempong niat liburan malah sibuk menikmati tangisan atau apalah tingkah anak-anak kalo sudah capaek dan bosan.... sudah kebayang ama si bapak, makanya pas orang-orang nanya gak capek apa naik mobil ke jawa, sanggup apa nyetir ke jawa, kok mau-maunya melakukan perjalanan lewat darat, iiihhh hemat banget sich jalan-jalan pake mobil sendiri gak repot??? dan sejumlah pertanyaan lainnya.... jawabannya adalah "gak capek tuch, kan kalo capek bisa berenti istirahat dan saat melakukan perjalanan kami tidak menarget harus ke suatu tempat; liburan ala tata dan azzam adalah menikmati perjalanan bersama; dan yang tau kondisikan kami sekeluarga, jadi kami pasti menikmati liburan ala kami, trus kalau dibilang hemat banget ya lumayan hemat jika dibandingkan naik pesawat, tapi jika dikalkulasikan dengan biaya lain-lain ya 1112 lah karena akomodasi kita jadi jauh lebih banyak karena perjalanan darat jadi istirahatnya banyak juga....
dan inilah akhir dari perjalanan kami setelah seminggu berada di bogor dan jogja kamipun bergerak menuju Pulau Sumatera.
Perjalanan dimulai dengan pamitan dulu sama sepupu yang lagi kuliah s2 hukum di UGM winanda kusuma, dan anak-anak manggil dia dengan sebutan paman wiwin, selama kurang lebih 30 menit ngobrol tentang tesis dan kehidupannya kamipun berangkat melalui jalur selatan. 
Jalur Selatan bagi kami lebih menarik dibanding lewat tol jalur utara, pemandangan lebih indah dan sepanjang perjalanan kami menikmati langit biru dengan awan-awan putih nan  cantik, Allahuakbar sungguh indah ciptaanMu ya Allah..... 
Kebumen mempunyai keindahan tersendiri bagi kami, melewati kota ini mengingatkan kota kelahiran si mama dan kakak tata yaitu kabupaten Kerinci, jalan ditengah-tengah hamparan sawah kiri kanan jalan pohon-pohon rindang, suasana ini membuat kami rindu dengan kota kecil di ujung Provinsi Jambi... 
Touring kami berenti di kota Bandung, disini kami sampai jam 12.30 malam dan menginap di hotel Lingga, hotel yang berkonsep islami dan dekorasi yang unik sich kalau menurutku, cuma agak sedikit tua dan lumayan lah untuk sekedar transit dan langsung berangkat paginya...Bandung bye-bye hanya sekedar lewat dan bobok semalam, paginya sudah bersiap menuju Lampung.
Bandung-Merak lancar terkendali, anak-anak senang menikmati perjalanan alhamdulilah tidak ada drama yang berarti selama perjalanan, kami akhirnya nyebrang ke Bakauheni dan sampai sekitar jam 4.... shalat jamak zduhur dan asar di kapal, kapal penyebrangan kali ini tidak sebagus kami menyebrang dari bakauheni-merak, suasananya kurang terawat, untuk duduk diruangan yang ber ac harus bayar Rp 10.000/orang, dan ruang ekonominya jauh dari kata nyaman, banyak rokok dan organ tunggal yang mengerikan.... Selama penyebrangan ini sang papa mabuk laut, pusing dan mual... duh kasiannya,,,,
Bandar Lampung, kami sampe di hotel sekitar jam 7 malam setelah sebelumnya beli makanan dan tetap dibungkus dan makan di hotel.... huaaaaa perjalanan panjang membuat istirahat menjadi nikmat, malas-malasan sampai siang anak-anak asyik nonton, kami turun sarapan sekitar jam 10an... tata dan azzam nangis pengen berenang, dengan bujukan dan sedikit ketegasan sang papa akhirnya kami check out juga dari Aston hotel Bandar Lampung... Sebelum melanjutkan perjalanan ke Palembang kami sempatkan beli oleh-oleh di Yin-yin, disini saia membeli keripik nangka, keripik pisang dan kerupuk udang yang kalau di Jambi namanya kerupuk kayu api, ehm keripik nangka nya nikmat, keripik pisang enak, nak kerupuk udang dan ikannya kalau menurut saia lebih enak yang di Jambi.... 
Lampung-Palembang diusahakan siang hari melewati kota ini mengingat keamanan di daerah ini tidak merekomendasikan perjalanan malam hari, berenti sebentar di simpang ke arah tanjung lubuk kampung halaman sang akas (kakek-ayahnya si bapak), disini kami membeli duku dan betul riset yang dilakukan sang bapak kalau duku Jambi jauh lebih nikmat dibanding duku sini, Duku Kumpeh (Jambi) memiliki tekstur yang lebih manis , getah sedikit, dan biji yang kecil terkadang tak berbiji... namun di pasaran orang-orang lebih mengenal duku Palembang, Sampai di Palembang jam 7 malam, sang bapak memutuskan lanjut ke Jambi biar sekalian istirahat di rumah... tradaaaaaaa..... jam 00.30 kami sampai di Jambi dengan selamat alhamdulilah, kondisi anak-anak sehat, nikmatnya rumah setelah lebih seminggu meninggalkan rumah....

nb. fotonya belum sempat ditampilkan...

Kamis, 31 Maret 2016

selamat hari lahir diriku yang ke-33 tahun

31 Maret 1983
alhamdulilah aku lahir ke dunia dari orang tua yang sangat aku sayangi dan bangga kan, mama Yaslinar dan papa almh. Syafrial... banyak sudah kebahagian yang aku torehkan sebagai seorang anak, banyak cinta yang aku rasakan dan aku dengar cerita dari orang-orang bagaimana sayang dan cintanya orang tuaku pada anak-anaknya. Apalagi setiap ketemu teman almarhum papa, pasti mereka selalu menceritakan bagaimana sayangnya papa ku pada istri dan anak-anaknya. Terima kasih mama atas semua cinta dan sayang yang tak pernah putus sampai saat ini untuk kami anak-anak dan cucu-cucu mu.. banyak cinta untuk papaku tercinta,  bisa kubayangkan jika papa masih bersama kami, mungkin kemanjaan-kemanjaan kami akan lebih dan kami tau betapa papa sangat mencintai mama, anak dan cucu papa....

33 tahun berlalu kemanjaan dan keceriaan sebagai seorang anak berubah menjadi kebahagian dan kemandirian menjadi seorang ibu dan istri... terlalu panjang cerita kebahagian yang kami nikmati, ulang tahun ku bertepatan dengan bulan kelahiran azzam dan bulan pernikahan kami. tak terasa sudah 6 tahun kami bersama melalui hari-hari yang penuh kebahagiaan. Terima kasih suamiku tersayang Dedy Antony SP., M.Si untuk semua cinta,kesabaran, kesetiaan sebagai seorang pemimpin yang anak buahnya punya tingkat kemanjaan yang sangat terhadapmu, terima kasih telah sabar mendidik istrimu ini, terima kasih untuk selalu mengerti akan semua kesulitan yang aku alami, terima kasih untuk selalu siap membantu untuk semua kelemahan dan ketidaktahuan ku ini....

selamat hari lahir buat diriku
31031983-31032016

Selasa, 15 Maret 2016

mie ayam klantink

mie ayam klantink yang masuk ke koran tribun jambi, membuat suamiku penasaran... dikabarkan bahwa mie ini mampu menarik penikmat makanan antri hingga jam 3 pagi... aku yang mendengar cerita sibosku ini pun ikutan penasaran. maka kami susun lah rencana untuk mencoba menikmati simakanan ini. di berita di katakan bahwa untuk menemukan mie ayam ini kita harus blusukan ke kampung (udah kayak pejabat aja), karena letaknya di daerah kasang dalam, simpang jawo lorong mulia 1 rt 24.

Suatu malam kamipun mencoba untuk mencari si penjual mie ini, memang betul apa yang ditulis diberita kita akan berputar-putar mencari penjual mie ayam ini hingga masuk ke kampung-kampung. Permasalahannya adalah alamat yang ditulis diberita hanya ini" di daerah kasang dalam, simpang jawo lorong mulia 1 rt 24", tidak ada plang "mie ayam klantink", tidak ada patokan kita harus belok ke kanan atau ke kiri, alhasil... malam itu kami hampir 5x atau lebih keluar masuk simpang jawo itu untuk menemukan lorong mulia 1. akhirnya diputuskan bahwa malam itu stop dulu mencari si penjual mie yang terkenal enak itu, kata suami sebaiknya nyari mie ayam ini pas siang hari jadi kelihatan lorong-lorongnya.
suasana di tempat makan mie ayam

penjual mie ayam, dari belakang serem ya rambut panjang, tapi orangnya baik dan ramah banget :-)

Rasa penasaran untuk menemukan alamat penjual mie ini lebih besar dari keinginan untuk menikmati mie ayamnya...ha hahaha

Besok harinya dari kampus sepulang menjemput anak-anak di tpa, kami langsung menuju daerah kasang, hari masih menunjukkan jam 5 sore dan masih banyak orang-orang yang beraktivitas di luar sehingga sayapun turun dan menanyakan perihal lokasi lorong mulia 1 ini. dan ternyata lorong ini memang tidak kelihatan aktivitas orang yang menjual mie ayam terkenal itu.

kalo ingin ke mie ayam ini, alamatnya masuk ke simoang jawo trus nanti ada simpang dua kita belok kanan, nah nanti sebelum mesjid ada lorong kecil lagi masuk aja lorong yang kiri, bingung ya, saia juga bingung ngejelasinnya... heeee

foto mienya tidak sempat di ambil karena belinya langsung dibungkus.

Tour De Java Februari 2016 (Bagian 4, Jogja)

Tour  De Java Februari 2016 (Bagian 4, Jogja)

Kamis subuh 4 Februari kami meluncur menuju jogja.......

Rabu malam, sebenarnya kami masih berniat akan mengulang mengunjungi SKI dan membeli beberapa barang di Bogor, tapi ternyata rencana berubah... kami putuskan sesudah subuh kami akan langsung berangkat ke jogja.

Jam 5.30 pagi saat anak-anak masih terlelap tidur, kami langsung saja menyiapkan  kasur mobil agar kondisi mereka masih bisa terlelap saat perjalanan dilakukan... wah..... perjalanan pertama menuju Pulau Jawa, rasanya itu nikmat sekali.. jalan-jalan bersama suami tercinta dan anak-anak tersayang, rute yang kami pilih adalah rute yang singkat yaitu lewat pantai utara melalui tol Cikopo-Palimanan.
Keluar dari kota Bogor kita akan masuk ke gerbang tol Cimanggis membayar Rp 8.500, dilanjutkan masuk tol pasar rebo membayar Rp 9.500, kemudian menuju gerbang tol cikopo Rp 18.500, trus gerbang tol plumbon 3 membayar Rp 6000, lanjut ke gerbang tol Ciperna Utama Rp 5.500, menuju tol Kanci-Pejagan Rp 24.000, perjalanan menuju tol Cikopo-Paliman Rp 96.000,-
kartu tol palimanan

Perjalanan melewati tol yang baru diresmikan ini cukup menyenangkan, pemandangan kiri kanan adalah sawah dan ladang petani, dari perjalanan yang telah kami lakukan kesimpulannya adalah lebih menyenangkan perjananan melalui jalur selatan ketimbang melalui tol (jalur utara) karena sepanjang perjalanan jalur selatan kita bisa menikmati pemandangan kampung-kampung yang membuat perjalanan menjadi tidak terasa, kalau melalui tol terasa sekali perjalanan yang jauh karena tidak ada yang bisa dilihat (maksudnya gak ada kampung-kampung yang bisa kita bahas saat perjalanan heeee... mak dan bpk hobbi membahas kebiasaan suatu daerah).
pemandangan sepanjang jalan tol
Suatu kekhilafan yang terjadi adalah saia lupa untuk memesan penginapan, ternyata senin itu adalah tanggal merah hari imlek dan biasanya kalau hari libur hotel-hotel di kota jogja menjadi sangat mahal...
parkiran wisma MM UGM

Rencana kami akan menginap di wisma mm UGM pun terganggu, saia hanya bisa memesan satu  malam saja karena hari Jum’at nya sudah penuh tidak ada kamar yang kosong.
@kampus UGM

Menginap di Wisma MM UGM ini menyenangkan, kamarnya luas dan parkirannya luas jadi rasanya itu istilahnya homy... tapi karena kesalahan sedetik membuat liburan di jogja menjadi terganggu.
Asyik nya menempuh perjalanan bersama orang-orang tersayang, menempuh daerah baru rasanya semua unik. Saat menempuh daerah Brebes, aku sempat menyuruh sang driver berhenti sejenak, memandangi hamparan jemuran bawang merah.  Rasanya itu masih tidak percaya, daerah yang sering dilihat di berita dan di tv bisa didatangi, melihat deretan kios-kios yang menjual telur asin di Brebes pokoknya perjalanan kali ini penumpangnya sama seperti sang supir gak pake mejem,,,, melek terus.....

Tempat-tempat yang dikunjungi di Jogja ya hanya seputar UGM dan daerah Malioboro, napak tilas perjalanan sang papa selama 2,5 bulan di Jogja, melihat kos-kosan nya, tempat makannya, dan lintasan saat berjalan kaki di daerah kampus.... Makanya pas mama telpon, udah jalan kemana aja nak? jawabannya belum ada heeee..... emang niatnya gak untuk piknik sich.. Cuma sekedar liburan melepaskan kejenuhan sang suami selama dikarantina 2,5 bulan. Bayangkan aja ke Jogja tapi gak ngunjungi Borobudur, prambanan dan tempat wisata fovorit lainnya... kenapa tidak, jawabannya adalah menjaga stabilitas para penumpang vvvvvviiipppp kami yang sangat manja dan lucu.....
Suasana jalan menuju Malioboro saat jam 08.00 pagi


Kamis siang kami makan di Je jamuran, disini aku sempat membeli salak pondoh super, dan ternyata salak pondoh itu enaknya yang kecil-kecil yang super itu terlalu empuk... dan kalo mau beli salak pondoh itu bagusnya disepanjang jalan menuju Gunung Merapi.  di Je jamuran kami memesan sate jamur, jamur crispy, steik jamur, dll.... yang lucunya bang dedy pesan es tape, eh rupanya kalo di jogja es tape itu tape tok dikasih gula trus dituangi air dikasih es... oalahhhh beda dengan persepsi kami yang biasa beli es tape di sumatera dan jawa barat.
kakak dan mama
@Je jamuran, biasa lah kalo papa yang ambil foto sering gak simetris :-(
papa dan adek

Pengalaman yang didapat dari perjalanan ini adalah, booking lah penginapan jauh-jauh hari saat liburan panjang di daerah Jogja, kalo yang punya kantong tebal sich gak masalah bisa bayar penginapan dengan rate kamar yang mahal, tapi kalo kami yang ngepas banget budgetnya, tapi harus nginap di hotel yang berbintang karena bawa anak-anak yang harus dijaga stabilitas emosi dan kesehatannya, siap2 bookingnya minimal 2 hari sebelum tanggal nginap. Keuntungan booking online, kita dapat kamar di hotel yang berbintang tapi harganya miring bisa sampai 50% loh potongannya dibanding kita langsung bayar dihotel.  Lumayan untuk menambah biaya sang emak shopping.... heeeee...... Kami lebih menikmati booking online di Agoda.com, traveloka.com dan booking.com..... Sejauh ini alhamdulilah kami belum pernah bermasalah dengan ketiga situs booking online hotel dan tiket pesawat yang sering kami gunakan itu. Kami pernah booking di situs yang lain, tapi tidak begitu memuaskan, karena ternyata kamar yang telah kami pesan itu sudah habis di hotelnya sehingga kami disarankan untuk tukar hotel dengan rate yang awal tapi kondisi hotelnya jauh dibawah hotel yang kami booking awal, sehingga kami memutuskan untuk refund saja, nah permasalahan nya refund itu butuh waktu yang cukup lama sampai 7-10 hari kerja... Padahal di situsnya masih memajang harga dan hotel yang sudah tidak ada kamarnya itu.

Ketidak jelasan penginapan ini cukup menganggu liburan, karena permasalahan penginapan sangat penting jika kita membawa anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun. Kondisi anak-anak benar-benar harus diperhitungkan untuk melakukan liburan panjang dengan jalur darat, setelah perjalanan yang lebih dari 5 jam sebelum makan dan lain-lain kami lebih mendahulukan masuk hotel, membersihkan mereka baju dan segala hal diganti, membaringkan mereka sejenak di kasur sambil nonton dan makan cemilan.. barulah 1 jam berikutnya kami keluar hotel dan menikmati kota. Kalau langsung jalan, anak-anak akan  rewel karena kelelahan dan pusing akibat perjalanan. nah istirahat sejenak membuat mereka fresh lagi dan bisa mentoleransi aktivitas mak bapaknya, seperti shopping heeee....

Kamis siang kami pindah hotel, alhamdulilah kami masih bisa mendapat hotel POP di daerah Sengaji dengan harga yang lumayan mahal dibanding jika kita booking jauh-jauh hari. Hikmahnya adalah saia bisa pergi ke Malioboro sendiri karena hotel ini jaraknya lumayan dekat jika kita naik becak dan posisinya lurus dengan malioboro sehingga sang suami mempercayakan saia sendiri untuk menikmati me time, yah namanya juga ibuk-ibuk mental MAP nya kurang sehingga saia tidak begitu dipercaya oleh suami sendiri jika hotel dan malioboro itu banyak belok beloknya.... kalo luruskan tinggal nunjuk aja pasti ketemu kata beliau...

Keluar hotel jam 16.30 langsung dapat becak, karena orang baru dan saia masih merasa murah dengan harga Rp 15.000 gak pake nawar langsung naik aja, pas lagi belanja dan penjaga tokonya nanya katanya kemahalan, tapi yo wes lah.....
aku diatas becak :-)

Nikmatnya kalo sendiri belanja itu, bisa sepuasnya cuci mata dan bebas memilih tanpa ada yang nungguin.... hasil buruan tetap gak ada buat diriku, kalo jalan-jalan yang dipikirin itu adalah  oleh-oleh. beli sesangkek besar sendal jepit Jogja untuk teman dan keluarga, beli jam untuk ponakan-ponakan, beli baju daster untuk ipar-ipar, dan beli baju batik di batik Adiningrat... kata suami yang bagus itu di Mirota atau suandi atau apalah... tapi saia gak ketemu jadi masuk ke adiningrat batiknya bagus dan harganya tidak mahal... biasalah kalo untuk oleh-oleh yang penting barangnya banyak heeee....  Sesudah puas belanja, belum puas sich heee karena bawaannya banyak dan berat jadi nelpon kekasih untuk dijemput, eh rupanya beliau lagi nyuapin anak-anak jadi disuruh naik ojek atau becak aja.... Ternyata jalan dari malioboro ke hotel POP itu satu arah sehingga kalau mau ke arah hotel harus mutar jauh, sehingga becak motor mintanya 50.000, mahal banget... sehingga jalan malioboro itu aku susuri sambil mata celingak celinguk liat kehidupan malam di malioboro... pas di rel, kereta api jalan sehingga ruas jalan sepanjang rel  ditutup semua kendaraan termasuk pejalan kaki dan becak kayuh gak bisa melintas, nah pas nunggu itu ada becak kayuh  akhirnya alhamdulilah bisa duduk dan gak perlu bawa barang-barang yang banyak dan berat itu, hanya Rp 15.000,- walaupun bagi masyarakat asli Jogja mahal, tapi menurut pendatang seperti aku sudah termasuk murah daripada harus menenteng bawaan yang berat, dan sang bapak becak itu ramah banget, merasakan keramahan orang jawa di pulau jawa langsung.
Malioboro jam 8 malam

menikmati suasana malioboro sendiri

                Sesampai di hotel, aku disambut oleh para penyejuk dan penyemangat jiwa(heeee), terima kasih suamiku sayang, anak-anak dalam kondisi yang bersih wangi sudah siap mandi dan siap makan.... bahagianya punya suami yang sayang dengan anak dan istri... (jangan geer ya papa sayang, tapi ini memang ungkapan tulus dari hatiku.... ting ting tuing,,,,,)
Beberapa hasil buruan :-)

oleh-oleh :-)

adek dan papa sempat foto-fot, kakak ngumpet :-)
                Pelajaran lagi, jangan beli baju sang suami ini tanpa dicoba langsung, alhasil dari 6 baju yang dibeli Cuma 2 yang pas dibadan beliau... nasib nasib.... akhirnya aku balik lagi ke malioboro di batik adiningrat, untuk menukar sang baju tersebut, lelah bin repot karena suasana di malioboro macet.... alhamdulilah baju tersebut berhasil ditukar walaupun motifnya tidak sesuai dengan yang pertama.

bersambung perjalanan Jogja-Bandung....

selamat hari lahir aam yang ke-3

15 Maret 2016
15032016, tiga tahun genap usia adek aam
kakak dan papa, jambi 15032016

genap 3 tahun usia anak kedua ku... wah selamat hari lahir ya Azzam Ahmad Achsani, selalu doa semua yang terbaik untuk kesayangan mama dan papa, jadi lah anak yang soleh, sehat dan berguna....

banyak cinta dari kakak tata, mama dan papa....

love


Jambi, 15032013


Jambi 2014

Jambi 2015, udah bisa lari sendiri