Minggu, 11 November 2018

Kazaktan food

Alhamdulilah  sahabat kami Bektybek dan Binur yang berasal dari Kazaktan baru mendapatkan bayi laki-laki. Saliha anak pertama mereka senang banget punya baby boy brother. Melahirkan di UK punya cerita tersendiri, segala sesuatu harus dilakukan secara mandiri. Satu hari setelah melahirkan, bayi dan ibunya sudah dibolehkan pulang jika kondisi ibu dan bayi sehat.

Keluarga Kazaktan dan keluarga Indonesia


Budaya melahirkan antara Kazaktan Dan Indonesia hampir sama, bahkan mereka lebih protektif kalau menurutku. Binur tidak boleh keluar rumah minimal 40 hari, dia diharuskan minum air kaldu daging selama pariode iddah, sang ibu hanya mengurus bayi dan tidak melakukan pekerjaan rumah atau lainnya. Intinya sang ibu diharuskan beristirahat sehingga asi lancar dan sang bayi tenang karena ibu dalam keadaan prima.

Gorengannya juara banget



Hari Sabtu ini kami diundang ke rumah mereka, karena Ibrahim (nama bayi laki-laki mereka) akekah. Jangan bayangkan kami menghadiri acara akekah di Indonesia, boleh dibilang  hanya acara makan-makan bersama saja.

Bek mempraktekkan Cara makan orang Kazak


Ibrahim Masha Allah gagah banget, wajahnya mirip sang ibu. Oya wajah Binur itu mirip wajah orang Korea, katanya Kazaktan itu masih keturunan Korea. Kalau Saliha mirip sama Bapaknya. Kelahiran Ibrahim bertambah bahagia dengan kedatangan sang nenek, ibundanya Bek dari Kazaktan. Beliau membuat kami berbagai olahan makanan Kazak yang dibuat sendiri, mie yang digilas pake kayu bulat panjang dan dipotong pake pisau, Aku lupa mendokumentasikannya, gorengan yang mirip cakwe tapi rasanya manis dan gurih, kue manis yang mirip pangsit gorengan, sup, homemade yogurt, apple jam, yang paling juara itu daging kuda (ssssttt aku baru pertama Kali mencoba daging kuda).


Saliha, senang mencium aroma makanan😁
orang Kazak terbiasa menghirup alias mencium aroma makanan sebelum menyantap... Ini mie yang dibuat sendiri oleh ibunda Bek, diatasnya potongan daging kambing, taburan red onion, dan tomat


Menu Kazaktan ini semuanya serba daging, mereka sangat suka daging kuda. Daging ini bisa menghangatkan badan, summer time saja suhunya minus 5, apalagi winter bisa mencapai minus 50 ( lebih dingin dari freezer). Mereka tidak punya laut sehingga tidak familiar untuk mengkonsumsi ikan.

Yang paling pinggir itu daging kuda, Masha Allah baru Kali ini liat daging kuda, awalnya Ragu untuk memakan saat dicoba rasanya hampir sama dengan daging sapi

Berganti musim berganti pula daging yang dimakan, daging kuda, daging kambing, daging sapi, hampir mereka tidak mengkonsumsi ayam. Mereka berternak sendiri binatangnya, jadi tidak Ada Yang menjual daging.
Salad Kazaktan


Mendengar perjuangan orang Kazaktan Kami sangat bersyukur menjadi Muslim di Indonesia tercinta.

Selamat datang ke dunia ya Ibrahim semoga jadi anak yang soleh.


Reading, 11 November 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar