Jumat, 02 Agustus 2019

Galau

Hampir 9 tahun aku tidak pernah memikirkan akan jadi apa aku ini, bagaimana meningkatkan kemampuan akademisku...

Setelah menjadi seorang istri dan ibu, yang ada dibenakku adalah bagaimana mendidik anak-anak menjadi pribadi soleh dan solehah,
Bagaimana menjadi istri yang baik bagi suami.

Rasanya jauh dari anak itu sangat menyakitkan bagiku, terkadang suami menertawakanku.. "gimana anak-anak mau sekolah jauh, anak pergi sekolah ibu dirumah nangis kangen anak",
Terkesan lebai tapi itulah naluri seorang ibu. Bisaku mengerti serta merasakan perasaan mamaku,ibu dan ayah mertua melepas kami berangkat ke Inggris, air mata tak terbendung mengalir tiada henti saat kaki kami melangkah ke dalam airport.

Kembali ke kisah ku.. sekarang aku dihadapkan memilih kembali aktif sebagai pengajar atau melanjutkan studi s3.. suami sangat mendukung jika aku bisa s3, beliau sangat bersemangat bersedia menjadi mentor IELTS bagiku. Sementara di pihak orang tua, mereka sangat mengharapkan kami bisa secepatnya pulang, kerinduan kepada anak cucu membuat mereka kurang begitu semangat saat kami mencoba menceritakan rencana lanjut s3 ini. Walaupun keputusan akhir mereka serahkan kepada kami tapi terbaca jelas keinginan mereka.

Sulit untuk kembali membangkitkan semangat sekolah, apa karena 3 tahun ini aku terlalu meresapi sebagai full time ibu rumah tangga.

Untuk mendapatkan beasiswa s3 tidaklah mudah, banyak hal yang harus dipersiapkan mulai dari kemampuan Bahasa, menyiapkan rancangan penelitian, mencari supervisor, mencari scholarship, menyiapkan dana, serta menyiapkan mental.

Langkah awal yang harus aku lakukan yaitu mendapatkan sertifikat IELTS, agar aku bisa submit ke universitas untuk mendapatkan LoA. Mudah2an semuanya dipermudah, Karena sebagai manusia kita hanya menjalankan dan berusahan untuk melakukan yang terbaik dan serahkan semuanya kepada Allah SWT hasil dari proses yang sudah kita jalani...


Selasa, 14 Mei 2019

mencari kerja di Reading

Sebenarnya gak ahli untuk menulis cara mendapatkan perkerjaan di Reading UK. Karena sampai saat ini aku belum mendapatkan pekerjaan yang mapan (alias full time). Salah satu sebab aku tidak mendapatkan pekerjaan yang pas, yaitu waktu yang tidak cocok dengan jadwal antar jemput anak-anak.

Banyak lamaran yang sudah aku kirim dan sudah berkalil-kali aku dipanggil untuk interview, tapi  anak adalah salah satu weakness ku untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Sebenarnya jadwal si Bapak  bisa menyesuaikan dengan antar jemput, tapi jadwal meeting, jadwal conference tidak dapat diprediksi. Daripada mengganggu tugas utama si Bapak sekolah, kami memutuskan untuk tidak menerima atau melanjutkan tahapan selanjutnya.

Pekerjaan yang pernah aku apply yaitu;

a. Project technician di University

    Vacancy aku liat di Indeed.co.uk, di deskripsi kriteria kandidat teknisi yang dicari sangat cocok untuk bidangku yaitu tentang tanaman cacao. Aku di interview oleh 1 Profesor  dan 2 senior lecturer kami berdiskusi tentang jadwal kerja yang bagiku sangat padat. Aku harus menyediakan 2 kali weekend  untuk satu bulan, plus pekerjaan yang harus dikerjakan satu harian penuh jika jadwal pengamatan lagi padat. Di akhir  pertemuan mereka menanyakan hambatan apa yang ada jika aku diterima bekerja, jawabanku yaitu time and children. Alhamdulilah mungkin Allah tau yang terbaik bagi hambanya, aku tidak lolos.

b. Retail Assistant

    Saking semangatnya mencari pekerjaan sudah beberapa kali aku melamar menjadi retail assistant untuk beberapa big fast food  company.  Aku sudah dijadwalkan untuk training dan sudah diemail tempat waktu, tapi sang suami belum rela istrinya kerja dari pagi hingga malam. Akhirnya aku mengirim email bahwa tidak bisa meneruskan training.
pekerjaan sebagai retail assistant full time kita diharuskan bekerja  pagi, sore atau malam dengan 2 hari off. tapi kita tidak boleh memilih waktu jadi bersiap bekerja pagi subuh, tengah malam maupun weekend.

c. Childminder

   Ibu-ibu teman Masyitah sering menawarkan aku sebagai childminder, yaitu pengasuh bayi atau anak dibawah 3 tahun. Gajinya lumayan besar, tapi tanggung jawabnya sangat besar. Hampir aku menyetujuinya. Sang suami punya pertimbangan lain, sektor anak dibawah 5 tahun sangat riskan disini salah-salah kita bisa berhubungan dengan yang berwajib. Jadi tawaran ini ditolak karena resikonya besar.

d. Volunteer

Volunteer job merupakan pekerjaan tanpa uang atau unpay employee. Aku ikut volunteer job sebagai administrator office yang tugasnya menjawab telpon, print, filing, dan sebagainya. Keuntungan yang didapat yaitu pengalaman kerja, peningkatan kepercayaan diri, peningkatan Bahasa dan menambah teman.


e. Akhir nya..

Aku hanya melakukan pekerjaan kecil saja seperti menjadi exam invigilator (pengawas ujian) di Universitas of Reading, yang waktunya hanya temporary saja. Jadwal ujian memang dari pagi sampai sore tapi hanya berlangsung selama 2 bulan saja, selebihnya libur.
Selain itu menjadi cleaner di salah satu gedung di Universitas of  Reading yang waktu kerjanya hanya 1 jam di sore atau pagi hari. Alhamdulilah jadwalnya tidak mengganggu anak dan suami.
Walaupun gajinya kecil tapi insha'Allah berkah, nikmat menjalaninya dan waktu beribadah tidak terganggu.

Salah satu kendala utama yang mengganjal disanubari yaitu jadwal kerja yang tidak ramah waktu shalat.

Teringat pesan almarhum ayahanda tercinta, reski itu jangan dihitung dari jumlah tapi hitung dari aspek lain, nikmat menjalani dan nikmat lain yang tidak bisa diukur dengan angka. Yang terpenting "barokah".
Alhamdulilah

Reading
14 May 2019


Jumat, 04 Januari 2019

Bayar pajak TV

Bulan pertama menempati rumah di Clarendon rd ini kami menerima banyak surat pemberitahuan baik dari Council maupun dari beberapa penyedia jasa lainnya.

TV license salah satu surat yang isinya mewajibkan penghuni rumah untuk membayar pajak penggunaan tv. Pajak ini bukan hanya karena kita mempunyai TV, tetapi jika kita punya iPad, tablet atau mobile phone lainnya yang kita gunakan untuk menonton siaran BBC termasuk wajib bayar pajak TV ini.

Pembayaran TV license bisa dilakukan setiap bulan, tri bulan atau setahun sekaligus. Opsi membayar sekali setahun kami pilih biar gak repot 😁. Besaran pembayaran TV license pertahun yaitu £150.50, uang yang tidak sedikit jika dikonversikan kedalam rupiah😭. 

Apa yang terjadi jika kita tidak membayar pajak tv? Tentu saja kita akan dikenakan denda atau istilah nya fine. Jika kita tidak membayar pajak,  pihak terkait akan menyurati tagihan yang harus dibayar, jika  tidak punya TV kita harus menghubungi mereka dengan alasan tidak ada tv dirumah dan tidak akan menonton BBC melalui iPad atau mobile phone. Pihak terkait akan mendatangkan petugas memeriksa rumah kita, jangan bayangkan dia hanya datang melihat dining room saja, petugas akan memeriksa seluruh ruangan termasuk kamar untuk memastikan bahwa memang kita tidak punya TV. 
Pengalaman salah satu keluarga di Reading yang tidak punya tv, petugas memeriksa seluruh sudut rumahnya tanpa terkecuali, petugas tersebut sudah sangat pengalaman jadi jangan harap kita bisa menyembungikan TV.  Setelah memastikan rumah tersebut tidak ada tv, petugas mengatakan kalau berniat membeli TV sebaiknya membayar pajak agar terhindar dari denda sebesar lebih kurang £1000.

Salah satu kasus yang diceritakan oleh keluarga Indonesia yang  pindah dari London ke Reading. Beliau memiliki 2 anak berumur 3 dan 1 tahun saat pindah. Kondisi keluarga lagi ribet dengan kepindahan ditambah lagi sang suami masih bekerja di London, pergi pagi pulang malam.  
Nah karena repot mereka lupa membayar pajak tv. 1 bulan setelah pindah,  datang orang mengetok pintu dan ternyata yang datang petugas penagih denda pajak tv. Dia tidak mau keluar dari rumah sebelum beliau membayar denda lebih kurang £800, padahal sang ibu mengatakan bahwa dia tidak punya uang sebanyak itu sementara sang suami masih di London bekerja. Eh si petugas bilang, berikan barang berharga yang nilainya sebesar denda pajak tv. 
Kalau tidak mau dia akan menggeledah barang-barang untuk menemukan nominal sebesar denda. Wah seperti debt collector saja ya...😭😢
Akhir cerita, sang suami pulang untuk membayar dan petugasnya baru keluar rumah dengan membawa uang sebesar denda.

Begitulah sekelumit kehidupan yang keras  Di negara Inggris Raya ini. Selama ini kita hanya melihat tayangan di TV tentang keindahan dan segala cerita menyenangkan saja. Padahal banyak cerita yang menyedihkan insha'Allah akan saya coba tulis di blog ini.

Selasa, 01 Januari 2019

Parent evening alias terima raport

Alhamdulilah hari ini 2 tahun 4 hari kami sekeluarga menetap sementara di negara Queen Elizabeth II, gak terasa 3 kali tahun baru1 January kami nikmati di Kota Reading. Pertama mendarat di Heathrow tanggal 29 Desember 2016, rasanya seperti baru kemaren aja...

Nah Beberapa bulan yang lalu aku datang ke open day KS1 untuk year 1 dan year 2. Open day ini merupakan waktu yang diberikan oleh sekolah untuk orang tua bisa melihat aktivitas anaknya di kelas. Open day ini ada dua sesi yaitu pagi hari jam 9 am atau sore jam 2.30 pm. Aku memilih datang di pagi hari sekalian ngantar anak-anak jadi gak bolak balik ke sekolah.

Sebelumnya aku juga sdh booked jadwal parent evening via scopay. Booking jadwal bisa juga dilakukan langsung ke office. Walaupun berada di negara adidaya ini masih ada juga warganya yang yidak bisa menggunakan internet atau computer, terutama para pendatang dari negara-negara lain.

Miss Mlt guru kelas Azzam dengan ramah mempersilahkan orang tua untuk masuk ke kelas dan menikmati waktu bersama anak. Di dinding kelas ditempel hasil-hasil karya dari pupils (istilah murid SD di Inggris), aku menikmati setiap karya teman-teman nya Azzam. Sempat bertanya-tanya "kok karya Azzam banyak yang gak ada?", dalam hati berkata ah sudah lah mungkin terlalu penuh jadi di tempel hanya beberapa perwakilan. 

Menjelang waktu open day nya berakhir aku beranjak ke bagian dinding sisi lain kelas dan melihat tulisan "our superwriter" dan disana ternyata tulisan Azzam dipajang dengan beberapa temannya, yang kebetulan aku kenal, karena pernah sekelas di Reception dibawahnya asuhan Miss Msl. Sebagai orang tua ada rasa senang tapi berhubung di Inggris ini anak-anak tidak didik dengan rangking jadi itu hal biasa, setiap anak pasti dispesialkan di sekolah.

Masih tentang beberapa tulisan yang dipajang, Aku merasa kalau tulisan Azzam biasa saja. Karena ada ada beberapa spelling yang yang tidak tepat dan tulisan seperti itu biasa dibuatnya di rumah.
Belajar dari beberapa pengalaman, aku tidak suka dengan orang tua yang memuji-muji anak. 

Nah tibalah jadwal parent evening, Kami datang berempat dan jadwal pertama dengan guru Azzam. Miss Mlt langsung menyambut kami hangat dengan keramahan Spanyol karena beliau berasal dari sana. Beliau mengatakan bahwa Azzam termasuk ke dalam top 5 nya, dia bisa menyelesaikan hampir semua tugas secara mandiri tanpa bantuan guru. Setelah bercerita tentang perkembangan Azzam. Aku mengatakan bahwa tulisan Azzam Masih kacau banyak sekali spelling yang salah dan Aku ceritakan riwayat kalau Kami baru 2 tahun Di UK. Ternyata beliau terkejut, beliau menyangka kalau Azzam lahir dan besar di UK.  Dan beliau sangat mengapresiasi tulisan Azzam Karena sangat sulit untuk menulis spelling yang benar dalam Bahasa Inggris. Orang Inggris saja belum tentu tau semua spelling dari kata-kata yang diucapkan. 

Sesi berikutnya kami ke hall KS2 tempatkan Ms.Rqy guru kelas kakak, kakak Alhamdulilah berhasil dengan baik dengan tugas-tugasnya. Hasil yang didapatkan merupakan perjuangan si kakak, masih ingat pertama kali mengantar kakak sekolah, selama 1 bulan setiap pulang kakak selalu nangis karena merasa gak punya teman, gak tau apa-apa dengan Bahasa yang masih baru, gak ngerti apa-apa hanya tau yes no saja. Dan sekarang kakak sudah gak pakai mikir lagi kalau ngobrol Bahasa Inggris, dia sekarang ibarat kamus, kalau aku gak tau cukup tanya si kakak. Cukup 1 bulan si kakak sudah mampu beradaptasi dan menikmati lingkungan sekolah dengan gembira.

Di Inggris ini aku belajar bagaimana untuk menghargai proses bukan hasil. Karena pelajaran penting tentang pendidikan disini adalah bagaimana mendapatkan hasil 5 dari berbagai cara. Selama ini aku banyak diajarkan dengan sistem 2+3=5, tidak tau angka 5 itu bisa didapat dari berbagai cara.  Sambil terharu Aku mengucapkan terima kasih dan Ada setetes air kebahagiaan atas nikmat Allah SWT sehingga anak-anak bisa menikmati pendidikan Di negara maju, melalui beasiswa Pemerintah Indonesia. 

Sabtu, 22 Desember 2018

Membuat akun tabungan di UK bagi dependant

Pertama mendaratkan kaki di Inggris Raya ini, hal yang paling penting adalah menyiapkan mata uang Poundsterling💷💷 tentu saja, karena untuk bergerak pasti butuh uang hehe naik taksi, bayar hotel dan lain sebagainya.

Beberapa pecahan Poundsterling yaitu 
1 penny
2 pences
5 pences
10 pences
20 pences
50 pences
£1
£2
£5
£10
£20
£50

6 Bulan pertama aku berbelanja selalu menggunakan uang cash, karena tidak punya kartu atm yang bisa digunakan untuk berbelanja. Lama kelamaan pecahan uang 1 penny dan 2 pences sangat banyak kalau dikumpulkan hampir £10 lebih. Bayangkan £1 itu sama dengan 100 penny. Jadi si adek mengoleksi pecahan 1 penny dan 2 pences hampir satu tas besar. 
Sayang banget liat tumpukan penny, tapi susah untuk dibawa berbelanja, ribetkan ngitung 100 penny untuk membayar £1, kalau hanya membayar 2 pences 4 pences lebih mudah, tapi membawa uang penny yang banyak sangat berat. Akhirnya aku berpikir alangkah baiknya kalau punya atm sehingga bisa digunakan untuk membayar saat transaksi di toko. 

Aku pergi ke bank untuk membuka akun, berhubung suami sudah punya kartu Santander Bank, aku pengen punya kartu Barclays Bank, Bank of Scotland, Natwest Bank atau masih banyak Yang lain. 
Bank pertama yang aku kunjungi yaitu Barclays, ternyata membuat akun Bank di Inggris ini sangat sulit. Selain membawa paspor, BRP Aku harus  memperlihatkan bukti bill listrik, council tax atas nama orang yang akan membuka akun. Hal ini sebagai bukti kalau pemilik akun memang tinggal di alamat yang ditulisnya.
Semua bill atas nama suami, karena pertama kali membuka akun listrik dan lain lain Kami mengira lebih gampang dan mudah urusannya jika atas nama suami. Ternyata itu salah, jika pasangan atau dependant ingin membuat akun bank, bekerja dan lain sebagainya. 

Lebih baik bill atas nama dependant, kalau suami sebagai student mudah urusannya. Pihak kampus akan menjamin sang student sehingga urusan bekerja dan lainnya lebih mudah. Sedangkan dependant jika ingin membuat akun bank, bekerja, volunteer, member of library harus menyertakan bukti bill. 

Kembali ke cerita membuka akun tabungan, pihak Barclays dan NatWest agak ribet urusan dan persyaratannya sehingga aku memutuskan membuat akun bank di Santander. Pihak bank ini memperlihatkan aku, Karena Aku membuatnya di Kantor cabang kampus sehingga persyaratannya lebih mudah. Mungkin mereka melihat visa tier 4 dependant Dan Surat kontrak rumah Yang tertera namaku.

Persyaratan selesai, tinggal membuat appointment untuk wawancara. Kebetulan saat membuat appointment lagi tidak begitu rame, jadi aku dapar jadwal 1 minggu setelah menyerahkan persyaratan.

Saat wawancara kita dijelaskan produk-produk bank, konfirmasi data-data dan kertas sementara no akun tabungan kita. Kartu atm akan dikirim 7 Hari kerja ke alamat rumah. Dan kemudian 7 Hari berikutnya no pin dari kartu atm.

Alhamdulilah akhirnya punya kartu atm jadi belanjanya gak perlu bawa-bawa uang cast. 
Kenyataannya membuka akun tabungan di Inggris ini sangat sulit, warga asli saja merasa susah. Kenapa sulit, ternyata akun tabungan menjadi bukti keberadaan atau alamat seseorang itu pasti sehingga pihak lain tidak perlu lagi mengecek kebenaran alamat seseorang, cukup dengan surat pernyataan rekening bank. Tentu saja bank akan sangat teliti membuatkan akun bagi seseorang. 
Satu lagi yang paling penting untuk mengecek alamat adalah bill listrik dan council tax. Karena aku Dan suami pemegang visa tier 4 student jadi Kami tidak perlu membayar council tax.


Senin, 26 November 2018

Teman Syria di Reading

Sebagai ibu rumah tangga full-time, terkadang aku merasa bosan karena terbiasa punya aktivitas rutin pergi pagi pulang siang atau sore ketika berada di Indonesia. Sehingga, aku mencari-cari kegiatan yang bisa mengasah kemampuan Bahasa Inggris dan dengan biayanya murah atau gratis.


Kota Reading termasuk Kota cosmopolitan, yaitu kota multicultural yang terdapat berbagai suku dan etnik dari berbagai negara. Banyaknya etnik berdampak banyak lembaga-lembaga Yang memfasilitasi warganya untuk bisa berkomunikasi karena Bahasa Inggris merupakan Bahasa kedua. Selain itu, di Inggris banyak sekali orang-orang yang kesepian, merana, tanpa teman dan parahnya depresi. Nah lembaga-lembaga Bahasa tersebut bukan saja sebagai wadah orang non British tapi juga sebagai ajang kumpul British agar punya teman Dan aktivitas. 


Semenjak beberapa bulan ini Aku bergabung dengan Reading Voluntary Action, lembaga pemerintah yang mewadahi berbagai kegiatan sosial. Salah satunya mengurus orang tua murid non British yang membutuhkan support. Aku tertarik untuk mendapatkan course gratis, dan Alhamdulilah beberapa course bisa aku ikuti tanpa biaya atau membayar dengan fee yang sangat murah.


Salah satu course yang aku ikuti yaitu conversation class, di kelas ini banyak teman-teman dari negara konflik yang mendapatkan visa refugee atau visa suaka, sehingga dalam jangka waktu lima tahun mereka bisa menjadi Inggris residential dengan syarat selama selang waktu 5 tahun tersebut tidak boleh kembali ke tanah air mereka.


Fayza namanya seorang Ibu dari 4 orang anak berasal dari Syria, dia menceritakan bagaimana kondisi perang saudara disana. Akibat perang tersebut dia sekeluarga pindah ke Yordania selama 2 tahun, kehidupan keluarganya disana sangat berat 2 anak laki-lakinya harus bekerja membantu sang ayah untuk mencukupkan kebutuhan sehari-hari. Selama 2 tahun di Yordania sang anak tidak bisa sekolah, biaya hidup yang sangat mahal membuat mereka merelakan masa depannya berjuang demi keluarga. Fayza dan suami akhirnya  memutuskan mencari negara lain yang bersedia memberikan suaka, dengan bantuan United nation mereka pindah ke Inggris.


Aku bertanya ke beberapa teman Syria, kenapa memilih Inggris padahal mereka sebelumnya berada di negara-negara islam, Ada di Yordania, Mesir, Turki, Libanon. Jawabannya negara-negara tersebut dirasa tidak Aman dan tidak sesuai untuk pendidikan anak-anak mereka. Dari beberapa negara Eropa, Inggris merupakan negara favorit dan ramah terhadap para refugee.


Kembali ke cerita Fayza, dia sangat bersemangat menceritakan anak laki-lakinya. Walaupun selama di Yordania dia tidak sekolah, di Inggris dia mendapatkan penghargaan the best student dari Reading College. Sambil menangis terharu Fayza menceritakan anaknya berusaha keras belajar dengan rajin, dan masih tetap bekerja part time untuk mencukupkan kebutuhan keluarga yang tidak sedikit.
Suami Fayza hampir dua tahun tidak bisa bekerja karena sakit, penyebabnya adalah tekanan hidup selama perang dan bekerja siang malam saat di Yordania mengakibatkan tubuhnya lemas tidak bisa lagi bekerja keras.


Syukur alhamdulilah anak-anak Fayza giat Dan bertanggung jawab bekerja. Bahkan Fayza yang hebat membuat kue tidak diizinkan untuk menerima orderan. Anak laki-laki Syria merasa malu apabila tidak bisa mencukupkan kebutuhan ibunya, apalagi melihat ibunya bekerja.
Sang anak mengatakan "Mommy if you need money, I will give you money; if you need new clothes, I will buy for you alot of cloth; please take easy just stay at home with daddy, keep us in your dua and make for us some sweet".


Bangganya Fayza dengan anak-anak yang sangat pintar Dan bertanggung jawab.
Semoga saudara-saudaraku di Syria Dan Palestinian selalu Siberian diberikan perlindungan dari Allah SWT.


Semoga kita selalu menjadi orang yang selalu bersyukur, Aamiin yra.


November

Sabtu, 24 November 2018

Renungan ibu

Malam ini rasanya saya sedih sekali, mengingat apa saja yang sudah aku lakukan sebagai seorang Ibu. Sang kakak Januari tahun depan akan berusia 8 tahun insha Allah, adik akan berusia 6 tahun Maret depan.



Ingat akan keegoisanku sebagai seorang Ibu, yang sering mengatakan "kakak harus begini", "adek tidak boleh begitu" dengan kata-kata masih keras. Terkadang sering dengan emosi yang dengan keadaan sadar tapi acuh ngomelin kedua buah hatiku.


Banyak buku, teori dan berbagai tips mendidik anak yang dibaca, paham?? tentu iya secara teori tapi tidak secara praktek. Begitu sulitnya mengalah dengan "kenakalan" anak, membuatku sering berkata layaknya bicara dengan orang dewasa. Mengapa terlalu sulit bersama didunia anak??


Begitu banyak kekuranganku sebagai seorang Ibu, tapi lebih dari itu aku berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik. Aku berusaha menomorsatukan keluarga diatas kepentingan pribadi.


Banyak sekali kegiatan yang ku tolak dengan alasan aku tak mau meninggalkan anak-anak sendiri, aku tak mau saat mereka pulang sekolah mamanya tak bersama mereka, aku mau mereka makan masakanku yang dimasak dengan penuh cinta dan doa.


Ingin sekali punya kegiatan atau pekerjaan yang bisa mengasah kemampuan bahkan menghasilkan uang, sering aku mendaftar pekerjaan dan dipanggil wawancara, tapi hati kecil berkata: kalau aku lolos berarti half-term tetap bekerja, anak-anak sama siapa, ya Allah semoga gak lolos wawancara ini karena aku gak mau jauh dari anak. Dan Alhamdulilah sampai detik ini setiap wawancara gak lolos, apa karena gak kompeten😂, atau karena hati kecil yang selalu berdoa untuk gak lolos🤣😂


Aduh nak, menatap wajah kalian yang tertidur lelap rasanya banyak sekali kekurangan mama sebagai ibu, maafkan mama ya nak.... 😍😘🤩🤗😥😭😢


Dengan tulisan ini, mama ingin kakak Dan adek tau mama cinta dan sayang kalian lebih dari yang kalian tahu, mama selalu mendoakan segala kebaikan sebelum kalian meminta didoakan. Banyak cinta dan doa bagi Masyitah dan Azzam



Reading, November 2018

Minggu, 18 November 2018

Romantisme musim gugur

Jika ditanya apa musim favorit saya, jawabannya adalah musim gugur atau autumn season. Pada musim ini terasa sekali romantisme Inggris yang tidak bisa dinikmati di Jambi 😬😲, daun-daunan beraneka warna berjatuhan dijalanan,  udaranya tidak panas dan tidak dingin, tapi tetap saja aku harus mengenakan jaket atau winter coat.


Ada 3W populer di Inggris there are 3 unpredictable in Britain and do  not believe Weather, Woman and Work. Yah weather menempati urutan pertama yang sangat susah untuk diprediksi. Ramalan cuaca mengatakan akan hujan, maka kita akan memakai jas hujan, eh ternyata udaranya hangat dan sunny bahkan sebaliknya. Jadi selama autumn ini winter coat mutlak dibawa, karena walaupun sunny tapi anginnya sangat dingin. Ini merupakan salah satu aku menyenangi musim ini.


Kalau summer dan winter terasa sangat ekstrim bagiku, kepala rasanya cenat cenut jika terpapar udara luar sehingga sering kali kami jarang keluar rumah pada musim ini. Spring atau musim semi merupakan musim terindah, bunga bermekaran tapi sayang sekali musim ini sebentar. Bunga yang bermekaran berganti daun hijau.


Ini merupakan musim gugur kedua bagi kami sekeluarga, sudah terbayang Januari tahun 2020 insyaAllah kembali ke Jambi, jadi masih bisa menikmati satu kali lagi tentunya dengan izin Allah SWT.


Dimanapun berada dan apapun musimnya semua harus dinikmati dan disyukuri, Alhamdulilah semua berkah Dari Allah SWT.


Reading,
November 2018



Rabu, 14 November 2018

Bonfire night


     My daughter got homework about bonfire night in UK. She tried to found fireworks near from our house and tell Infront her class about her experience.



      Bonfire is name given for remembered the man 'Guy Fawkes' who want to blow up  King James I and his parliament on 1605. He took the gun powder under the House of Parliament in London, but he was not success to did. The King had survived from the gun powder.

Fireworks near from our house

       Many  people celebrate every 5 November with light bonfire or fireworks. The biggest one fireworks in Reading was locate at Univesity of Reading. People celebrate with big fireworks, music, and food. The other think, we life near from Sol Joel Park, Palmer Park,lots of church, lots of community/group. Because of that, we saw and heard lots of fireworks near from our house.
     

Park and ride di Cambridge

Cambridge adalah kota yang menyimpan banyak history, kota cantik yang terkenal dengan University of Cambridge merupakan salah satu destinasi wisata populer seperti halnya Edinburgh (baca; Edinbrah).

Kota Cambridge

Kami sekeluarga lebih senang mengunjungi suatu kota dengan menggunakan transportasi umum, dengan train kita bisa leluasa menikmati pemandangan tanpa harus memikirkan arah jalan yang cukup rumit di UK. Selain itu problem utama menggunakan mobil adalah parkir, susah sekali menemukan tempat kosong apalagi di Cambridge.


Namun, menggunakan mobil mempunyai banyak keuntungan. Salah satunya lebih hemat jika ingin berpindah kesuatu kota ke kota yang lain. Solusi parkir jika menggunakan mobil adalah menemukan tempat "park and ride".  Park and ride biasanya gratis untuk beberapa jam bahkan di Cambridge kita bisa parkir bebas biaya selama 18 jam.



Pengalaman kami ke Cambridge, Mobil Kami parkir di park and ride kemudian Kami Naik bus menuju town centre. Biaya bus hanya £3 return per dewasa, sedangkan anak-anak free.

Kami bisa menikmati Kota dengan tenang tanpa memikirkan keterbatasan waktu parkir. Biasanya untuk parkir di town centre terdapat batas waktu, paling lama 3-4 jam saja.

Park and ride bagi saya pribadi sangat recommended, biasanya sebelum kita masuk ke kota ada petunjuk ke arah park and ride.

Reading, Oktober 2018



Minggu, 11 November 2018

Stonehenge dari Reading dengan mobil

       Stonehenge adalah situs peninggalan sejarah yang berusia ribuan tahun yang lalu, situs itu diduga dibangun pada zaman perunggu. Stonehenge berasal dari dua suku kata yaitu Stone dan henge  artinya batu dan lingkaran. Ketika kami berada di museum stonehenge, kami dapat mendefenisikan bahwa situs ini adalah bangunan yang terdiri dari batu dibuat melingkar untuk keperluan keagamaan. Sejarahnya stonehenge dibangun untuk keperluan astronomi. batu disusun sedemikian rupa selaras dengan titik balik matahari. Kami kesana saat musim gugur sehingga bayangan kami berada didepan.


       Stonehenge berada di Amesbury, Wiltshire. sekitar 13 km dari Salisbury. Mengunjungi Stonehenge dari London sangat mudah, banyak tour-tour yang menawarkan paket perjalanan  ke batu terkenal ini.


       Menuju ke stonehenge dari Reading kami harus naik train ke stasiun Salisbury, lalu mengambil paket tour menggunakan bus, untuk paket keluarga (family ticket 2 adults+3 children) adalah sebesar 45.50 poundsterling ditambah ticket bus sebesar kurang lebih 55 pound. Karena kami bukan termasuk National trust member jadi kami harus membayar tiket masuk. Jika punya rencana untuk mengunjungi castle, park yang termasuk kedalam national trust lebih baik membayar iuran tahunan sebesar 99 pound dan kita bisa bebas masuk keseluruh castle, park atau situs dibawah national trust.

       Menghitung tiket masuk dan tiket train, akhirnya si Bapak memutuskan untuk menyewa mobil di www. enterprise.co.uk. Kami menyewa selama tiga hari dan hanya membayar 50 pound diluar asuransi, pengalaman menakutkan yang pernah terjadi yaitu kecelakaan di daerah Bayung Lincir Sumatera Selatan membuat kami membeli asuransi yang full cover, sehingga kami harus membayar sebesar 150 pound.
       harga sewa belum termasuk bahan bakar, selama tiga hari perjalanan kami menghabiskan sekitar £60 bensin.



       Perjalanan kami menggunakan Mobil dari Reading menuju Stonehenge nikmat sekali, karena sudah masuk musim gugurgugur selama perjalanan kami disuguhi beraneka warna dedaunan.
Normalnya mengenderai mobil hanya 1,5 jam saja tapi karena roundabout yang cukup membingungkan kami berkali-kali harus memutar arah, Karena salah salah memilih jalan keluar roundabout, sehingga kami sampai ke Stonehenge kurang lebih 2 jam.
       Parkir di Stonehenge gratis apabila kita masuk ke situs Stonehenge heritage, jika  sudah booking online dgn menunjukkan buktinya kita bisa langsung masuk, tapi jika kita belum beli tiketnya maka petugasnya akan meminta uang parkir sebesar £5 dan memberikan kita bukti pembayaran parkir, uang parkir ini bisa kita tunjukkan ke petugasnya dan biaya tiket kita akan dikurangi £5.
       Untuk menuju ke stonehenge kita bisa berjalan kaki atau naik bus yang sudah dipersiapkan oleh pengelolanya gratis. Kalau musim panas lebih enak jalan kaki, tapi karena saat itu udara sangat dingin ditambah angin yang bertiup bertubi-tubi tidak sepoi-sepoi lagi akhirnya kami memutuskan naik bus. Sebelum naik bus kita bisa meminjam headphone yang berada dibelakang tiket masuk, headphone menerangkan sejarah dari Stonehenge. 


       Setelah puas menikmati Stonehenge, kami menuju Salisbury dengan panduan Google maps, ternyata dia menuntun Kami masuk ke pedalaman Salisbury, tapi Alhamdulilah Kami tidak bosan malahan senang Karena masuk ke pedesaan Yang kanan kirinya perbukitan tempat mengembalakan kambing Dan sapi.


Reading, Oktober 2018


Kazaktan food

Alhamdulilah  sahabat kami Bektybek dan Binur yang berasal dari Kazaktan baru mendapatkan bayi laki-laki. Saliha anak pertama mereka senang banget punya baby boy brother. Melahirkan di UK punya cerita tersendiri, segala sesuatu harus dilakukan secara mandiri. Satu hari setelah melahirkan, bayi dan ibunya sudah dibolehkan pulang jika kondisi ibu dan bayi sehat.

Keluarga Kazaktan dan keluarga Indonesia


Budaya melahirkan antara Kazaktan Dan Indonesia hampir sama, bahkan mereka lebih protektif kalau menurutku. Binur tidak boleh keluar rumah minimal 40 hari, dia diharuskan minum air kaldu daging selama pariode iddah, sang ibu hanya mengurus bayi dan tidak melakukan pekerjaan rumah atau lainnya. Intinya sang ibu diharuskan beristirahat sehingga asi lancar dan sang bayi tenang karena ibu dalam keadaan prima.

Gorengannya juara banget



Hari Sabtu ini kami diundang ke rumah mereka, karena Ibrahim (nama bayi laki-laki mereka) akekah. Jangan bayangkan kami menghadiri acara akekah di Indonesia, boleh dibilang  hanya acara makan-makan bersama saja.

Bek mempraktekkan Cara makan orang Kazak


Ibrahim Masha Allah gagah banget, wajahnya mirip sang ibu. Oya wajah Binur itu mirip wajah orang Korea, katanya Kazaktan itu masih keturunan Korea. Kalau Saliha mirip sama Bapaknya. Kelahiran Ibrahim bertambah bahagia dengan kedatangan sang nenek, ibundanya Bek dari Kazaktan. Beliau membuat kami berbagai olahan makanan Kazak yang dibuat sendiri, mie yang digilas pake kayu bulat panjang dan dipotong pake pisau, Aku lupa mendokumentasikannya, gorengan yang mirip cakwe tapi rasanya manis dan gurih, kue manis yang mirip pangsit gorengan, sup, homemade yogurt, apple jam, yang paling juara itu daging kuda (ssssttt aku baru pertama Kali mencoba daging kuda).


Saliha, senang mencium aroma makanan😁
orang Kazak terbiasa menghirup alias mencium aroma makanan sebelum menyantap... Ini mie yang dibuat sendiri oleh ibunda Bek, diatasnya potongan daging kambing, taburan red onion, dan tomat


Menu Kazaktan ini semuanya serba daging, mereka sangat suka daging kuda. Daging ini bisa menghangatkan badan, summer time saja suhunya minus 5, apalagi winter bisa mencapai minus 50 ( lebih dingin dari freezer). Mereka tidak punya laut sehingga tidak familiar untuk mengkonsumsi ikan.

Yang paling pinggir itu daging kuda, Masha Allah baru Kali ini liat daging kuda, awalnya Ragu untuk memakan saat dicoba rasanya hampir sama dengan daging sapi

Berganti musim berganti pula daging yang dimakan, daging kuda, daging kambing, daging sapi, hampir mereka tidak mengkonsumsi ayam. Mereka berternak sendiri binatangnya, jadi tidak Ada Yang menjual daging.
Salad Kazaktan


Mendengar perjuangan orang Kazaktan Kami sangat bersyukur menjadi Muslim di Indonesia tercinta.

Selamat datang ke dunia ya Ibrahim semoga jadi anak yang soleh.


Reading, 11 November 2018

Minggu, 04 November 2018

Menyetir di UK

        Anak-anak akan liburan halfterm, aku sudah mendesain sedemikian rupa rencana liburan murah tapi meriah. Sebagai keluarga mahasiswa yang mengandalkan kiriman beasiswa yang datang pertiga bulan sekali ditambah biaya akomodasi di Reading yang sangat mahal, aku memutuskan liburan disekitaran Berkhsire saja, sehingga bisa menghemat ongkos dan akomodasi.
       Cara lain untuk liburan hemat adalah membeli tiket jauh-jauh hari, baik itu tiket train, bus, pesawat bahkan juga hotel. banyak sekali penyedia tiket online yang bisa kita gunakan untuk booking ticket in advance!
       19 Oktober 2018 adalah hari terakhir sekolah, kakak tata dan adek azzam senang banget. Karena bagi mereka, libur sekolah itu bisa tidur sepuasnya, nonton sepanjang hari, main sepuasnya, sarapan boleh nggak (ini yang salah kaprah! hehehe anak-anak memang susah makan). Kakak udah nanya-nanya kalau libur kali ini dia pengen banget ke Stonehenge. Kalau adek Azzam mau ke Poundland aja borong mainan (hehehe Poundland adalah salah satu toko yang bisa jadi solusi berhemat).
       Sabtu pagi, aku sudah mau bersiap ke town centre karena Finlay teman si adek Aam sewaktu di Reception class akan berulang tahun siangnya. tapi sang Bapak mau pergi ke kampus duluan karena ada alat yang harus dicek pagi-pagi. tanpa ada kecurigaan aku melepas sang Bapak duluan, beliau memilih naik bus aja karena tiketnya bisa aku pakai untuk ke Town. Sepanjang pagi itu seperti biasa, aku beberes, masak, dan kegiatan rumah tangga lainnnya. si Bapak pulang jam 10 pagi trus tanpa ba bi bu ngajak kami pergi sekeluarga, aku bingung karena belum siap-siap dan anak-anak lagi malas pergi karena lagi asyik selimutan malas-malasan sambil nonton tv dan makan walker (keripik kentang).
       Kepatuhan kami bertiga dengan si Bapak membuat kami bergerak bersiap-siap untuk berangkat, pas sampai diluar rumah beliau mengeluarkan kunci mobil, ternyata....... si Bapak buat kejutan menyewa mobil diam-diam tanpa sepengetahuan si Emak.
       Saya tinggalkan cerita suprise si Bapak yang membuat kami sekeluarga senang dan gembira. Perjalanan dengan menyetir untuk pertama kali bagi kami.
       Pelajaran pertama menyetir di UK kita harus benar-benar patuh dan waspada dengan rambu lalu lintas. kosentrasi penuh sangat dibutuhkan, kita tidak bisa menyetir sambil makan cemilan seperti yang biasa dilakukan si Bapak saat menyetir di Indonesia. Kekakuan pertama menyetir adalah 'kesabaran' jika kita berpapasan dengan mobil lain. kalau di Indonesia kita menyetir siapa yang berani dia yang duluan sampe, kalau disini orang terbiasa mengalah dan melambaikan tangan untuk mengucapkan terima kasih kepada pengemudi lain yang memberikan jalan duluan. lampu kedip di Indonesia berarti kita mau duluan, kalau di UK lampu kedip berarti kita mempersilahkan pengemudi lain untuk duluan. Batas kecepatan mengemudi jika kita berada didaerah perumahan batas kecepatan adalah 20 km/jam, di tol hanya 60-70 km/jam , terbiasa dengan kebut-kebutan membuat kita kaku akan keteraturan dijalan raya.
       Menyetir di UK hal yang membuat pengemudi bingung adalah adanya rounabout, rounabout ini adalah bundaran pertemuan dari berbagai arah jalan, kebingungan ini membuat kami sering salah mengambil arah dan menyebabkan kami harus memutar ke jalan lain untuk kembali ke arah yang benar. Kunci untuk sukses di roundabout ini adalah lihat apakah jalan yang dilalui di arah jalan keluar pertama, kedua, ketiga atau keempat. hari pertama kami masih bingung dan sering salah mengambil arah. alhamdulilah hari kedua kami sudah bisa terbiasa dengan roundabout.
       Rambu lalu lintas sangat jelas dijalan-jalan raya UK, tapi jika ingin menyetir hemat waktu dan jalan yang jelas sebaiknya menggunakan GPS khusus untuk mobil. Kami menggunakan google maps, aplikasi ini membawa kami berputar-putar kesegala arah, karena niatnya untuk jalan-jalan aja kami senang-senang aja, ketika di Salisbury kami dibawa ke daerah pertanian yang sepi kiri-kanan bukit-bukit tempat mengembala kambing dan sapi.



Reading,
Oktober 2018

Rabu, 24 Oktober 2018

Wellington country park

Wah udah lama gak nulis, sebenarnya banyak yang pengen diceritakan, dasar emak2 kerjaannya gak jelas tapi rasanya kok waktunya gak cukup2, rumah gak beres2, masakan ala kadar, dan yang penting negara harus aman terkendali.

Aku pengen ngeriview salah satu destinasi liburan yang nyaman untuk family, yaitu Wellington Country Park yang letaknya Di RG7, kami tinggalkan Di RG6, cuma beda satu nomor tapi jarangnya lumayan jauh, jika menggunakan bus kita harus membeli ticket network, ticket ini bisa dipakai untuk area Reading dan diluar Reading tapi masih dalam satu area Reading Buses (www.readingbuses.com).

Kami kesini diundang oleh teman satu kelas Azzam, dia mengundang seluruh teman kelasnya (hal ini jarang dilakukan, biasanya jika mengadakan party seseorang January mengundang beberapa orang saja). Nah di undangannya ditulis kalau ticket berlaku untuk satu child Dan satu adult, tapi orang tua temannya Azzam mengizinkan request jika kita butuh ekstra ticket.

Bingung sih, gak enak udah diundang kok malah minta ekstra ticket. Kata sang Bapak biar dia aja yang pergi bareng Azzam dan jikapun pergi berempat kita bayar sendiri aja tiketnya.

Pas pulang sekolah, anak2 main di Palmer Park, eh.. ketemu ama Ibu dan teman nya Azzam yang mau ulang tahun. Dan... Dia menawarkan "weni, if you want, I am happy to give you ekstra ticket so whole of your family can go to Pi's b'day"
Wahhh sebagai emak2 Aku cuma bilang "Waw awesome, many thanks for your invitation"

Yah gimana kami gak enak, yang ulang tahun anaknya Supervisor si Bapak. Dan si Bapakpun di email oleh beliau kalau ticket nya udah dipesan untuk 4 orang.



Okay deh ini review dari Kami sekeluarga
1. Transportasi
Semua teman Azzam yang pergi, gak ada yang Naik bus semuanya naik mobil.. nasib mahasiswa harus irit dan siap siaga naik transportasi umum
Kami naik bus no 7, Wellington country park diluar area Reading jadi kami membeli network group ticket seharga £10 yang bisa dipakai seharian bebas di area network ticket sampai ke Newbury (kecuali Henley&Thames, Oxford karena bus ini diluar wilayah operational Reading buses).
Shuttle bus dari dan kembali ke Reading berada didepan pintu masuk. Shuttle bus kembali ke Reading tidak ada jadi kita berdiri aja di depan shuttle bus menuju Fleet.

2. Wellington Country Park
Park ini sangat bagus untuk area bermain anak2. Fasilitaso utdoornyo menyenangkan bagi kakak, adek dan teman-temannya.
Sebaiknya datang pas summer, gak kebayang kalau musim dingin berada di park ini.
Setelah berkeliling ternyata banyak permainan playground seperti park2 yang ada, tapi lebih komplit. Ada Taman dinosaurs, ada bouncy castle, fairy house, sprinkle water dll.


3. Acara ulang tahun
Pastinya ada gedung untuk mengadakan acara. Ya seperti ruangan yang besar   tempat anak-anak berkumpul. Acara ulang tahun tidak seheboh di Indonesia sangat sederhana sekali  hanya tiup lilin, face painting, Naik kereta api, dan makan-makan (sangat sederhana untuk ukuran Indonesia). Aku gak berani ambil dokumentasi, British gak suka kalau anak-anak mereka difoto apalagi dimasukkan ke media sosial. Mereka sangat protektif sekali dengan privasi si anak.

Pelajaran yang diambil:
tidak semua momen harus didokumentasikan. Karena apa yang membekas dikepala, pikiran itulah yang penting dan tidak perlu semua orang tau apa yang kita lakukan. Teman-teman British banyak yang tidak punya account fb, ig dll krn mereka menganggap tidak penting untuk tau urusan orang dengan membaca status di wall sosmed. Mereka merasa tidak sopan untuk melihat kegiatan orang lain di fb.
Semenjak banyak bergaul dan berinteraksi dengan British, aku lebih banyak menikmati tiap momen dan acara. Tidak sibuk untuk mengambil foto atau video. Aku merasakan perbedaan! Walaupun aku masih suka mengambil dokumentasi untuk konsumsi keluarga.

Kesimpulannya:
Untuk acara outdoor Wellington Country Park sangat recommended
Reading
Juni 2018

Jumat, 10 November 2017

Biaya hidup di Reading inggris

Setelah hampir 11 bulan kami sekeluarga pindah ke Inggris, saya sebagai emak2 rempong yang kurang ramping 😂 sudah bisa mengatur biaya untuk keberlangsungan kehidupan di rantau yang hanya mengandalkan kiriman dari sponsorship (terima kasih Dikti dan LPDP melalu beasiswa Budi Ln nya). Beasiswa dikirim triwulan, jadi harus betul-betul ketat mengatur pengeluaran biar bisa bertahan di 3 bulan berikutnya 😂.

Permasalahan hidup di Reading ini adalah akomodasi yang sangat mahal, biaya sewa rumah saja harus mengeluarkan £ 950, belum termasuk rekening listrik, air, internet dan lain-lain. Biaya rekening sekitar £200. Sementara untuk biaya makan terbilang cukup murah, sayuran dan buah-buahan melimpah dengan harga yang terjangkau.

Awal hidup disini saya belum tau dimana tempat belanja yang murah, jadi masih mencari-cari pola belanja untk mengatur pengeluaran. Karena masih belanja dengan cara yang "tidak hemat", kami harus menarik uang dari tabungan sekitar £200  diakhir bulan ketiga.

Inilah tips dari saya untuk menghemat uang agar bisa bertahan sampai detik terakhir di bulan ketiga:
1. Belanja kebutuhan groceries online di Morrisons untuk kebutuhan selama tiga bulan. Saya biasa membeli beras, minyak goreng, tepung, gula, sabun cuci piring, softener, spaghetti dan pasta, garam, minyak zaitun, gloves. Biasanya total belanja untuk tiga bulan adalah sebesar £90. Belanja online groceries selain hemat juga gak ribet, jangan bayangkan kalau di Indonesia kita belanja ke mall terus masukkan barang ke mobil dan sampai di garasi rumah. Di Inggris kami selalu naik dan turun bus yang haltenya cukup jauh dari rumah. Jadi cukup menghemat uang dan tenaga😁

2. Belanja di poundland atau poundworld
Kebutuhan saus tomat, tissue, kitchen towel, tissue toilet, sabun mandi, detergen lebih murah dan bagus kualitasnya disini, saya pernah beli di Morrissons selain harganya lebih mahal tissuenya juga lebih tipis. Sekali seminggu biasanya kami ke town dan anak-anak biasanya beli mainan disini.

3. Belanja di Tesco dan  Lidl
Saya menghindari masuk toko terlalu sering, setidaknya kita akan mengeluarkan uang £10 ada saja yang dibeli, ntah itu permen, buah atau lainnya.
awal hidup disini tiap hari setelah mengantar si kakak sekolah saya selalu masuk toko Pakistan, India, Halal meat, bahkan charity shop. Kebutuhan dapur saya beli tiap hari, karena dekat dan sekalian cuci mata. Ternyata inilah salah satu celah kebocoran anggaran 😂😂, tiap hari £5-£10 pasti habis.
Akhirnya saya menemukan pola untuk berhemat dengan belanja mingguan. Saya menyediakan waktu satu hari untuk belanja dengan membawa troli agar mampu membawa semua kebutuhan dapur. Tempat yang murah untuk belanja buah sayur dan cemilan anak-anak adalah di Lidl, tapi lumayan jauh dari rumah. Karena ingin berhemat saya biasa jalan kaki ke town, jadi hanya bisa sebatas Tesco. Hanya saja cemilan anak-anak lumayan mahal untk ukuran saya jika belanja disini. Saya pun mengeluarkan uang sebesar £4 untuk tiket bus all day biar bisa belanja ke Lidl.
Disini saya akan menghabiskan uang sekitar £30. sayuran dengan kualitas super dan organik sering promo, buah-buahan, keju, coklat, chips, cemilan2, kentang, dan lainnya dibeli dengan harga yang jauh lebih murah jika belanja di toko pakistan atau india didekat rumah. Pepperoni, sosis, roti tawar masih saya beli di toko karena di Lidl tidak halal, sementara roti kingsmill lebih murah di Early dan si bapak bilang kalau ada roti yang ada label halalnya lebih utama dibeli walaupun banyak roti murah dengan label vegan/vegetarian dengan harga yang jauh lebih murah di Tesco/Lidl.

4. UK halal meat
Kebutuhan protein kami beli disini selai  halal juga dekat rumah untuk ayam satu ekor £3,50; ikan frozen £5, beef £7, lamb/sheep £7

5. Beli ikan segar
Biasanya saya lebih senang belanja ikan di fish guy karena lebih segar, tapi karena jauh akhirnya saya beli di town (smelly alley atau reading quality fish)
Harga nya untuk ikan tilapia £7/kg, king prawn £11/kg, seabream dan seabass £10/6 ekor, ikan Indian mackerel £11/kg, baby jack £6/kg, salmon £12/kg

Kalkulasi biaya hidup selama satu bulan bagi keluarga dengan 2 anak adalah biaya sewa rumah+rekening sebesar £1200, groceries £30, makan £200, jalan-jalan £80. Standar biaya hidup normal, terkadang kita punya beberapa kebutuhan yang tak terduga, so far selama ini kami berusaha mencukupkan uang yang ada dan alhamdulillah dengan belanja metode diatas kami bisa cukup sampai bulan ketiga.

Sabtu, 29 Juli 2017

Pempek

Setelah 6 bulan  barulah siemak bisa menaklukkan dapur Inggris ini dengan makanan Jambi seutuhnya... Kenapa saya mengatakan kuliner jambi"seutuhnya"? Orang Jambi hampir sama dengan Palembang mereka jika tidak ngirup cuko rasanya kurang afdol, bahkan sarapan pagi itu istilahnya "sudah nyuko?"


Suami kalau makan aneka gorengan selalu mencelup ke dalam cuko, jadi saya selalu menyediakan cuko di kulkas. Yah.. sebagai keturunan Jambi-Palembang dari sebelum lahir darahnya sudah mengalir cuko hehehe jadi gak bisa dipisahkan dengan pempek dan cuko...


Percobaan demi percobaan saya lakukan untuk membuat pempek tapi hasilnya pempek yg alot, lembek, kenyal, keras, bahkan tak bisa dibentuk... Rasanya kecewa banget, berhubung di Jambi saya termasuk kategori  cukup mumpuni membuat pempek. Tepung tapioka yang dijual disini berbeda dengan tepung sagu tani yang biasa saya gunakan. Tepung ini membuat adonan pempek sulit dibentuk, mengeras, jika di rebus akan kembang, setelah digoreng akan kempes dan kenyal.


Saya sudah mencari2 yang menjual sagu tani online, harganya lumayan mahal  1 kg £8 +£5 ongkos kirim. Alternatif ini tidak jadi saya ambil, kebayang dong beli tepung sagu £13 sementara tapioka harganya gak sampai £1 untuk 500 gram. Sementara si Bapak saya buatkan pempek ubi dan pempek pistel saja. Yah.. Yang penting nyuko ya love... (sok gaya British)

Banyak sudah adonan pempek yang berakhir di plastik sampah, sedih banget buang2 makanan tapi apa daya. Dimakan tak bisa tertelan, untunglah buatnya dikit2 jadi bisa mengurangi rasa berdosa menyia-nyiakan makanan.


Membuat pempek, jika kita bertanya ke masing-masing orang akan berbeda-beda caranya. Tapi rasanya tetap sama jika dimakan pakai cuko yang berkwalitas. Kunci utama kelezatan cuko adalah gula batok yang digunakan. Kenapa gula batok? Karena gula ini akan memberikan warna hitam pada cuko dan membuat cuko kental.


Baiklah sekarang saya akan mencoba berbagi resep pempek yang dibuat di Reading ya.. Kalau di Indonesia saya yakin rasanya akan lebih gurih dan lebih hemat. Hemat karena ikan yang digunakan sebanding dengan tepung, 1 kg daging ikan giling bisa dimasukkan 700-1000 gram sagu.  Kalau disini 500 gram daging giling hanya bisa dibuat 25 buah pempek ukuran kecil. Saya belum menemukan cara untuk bisa membuat pempek dengan banyak tepung, hasilnya akan "gagal". Tepung tapioka yang di masukkan ke dalam 500 gram ikan giling hanya 5-7 sdm saja asal daging ikan merekat. Jadinya pempek sehat bebas msg dan full ikan, sehat untuk anak2..


Note: Rahasia pempek buatanku berhasil di Reading, adalah ikan harus dalam kondisi suhu ruang, jadi jika membeli ikan frozen hari ini baru bisa diolah besoknya...  Hal ini untuk mengurangi kadar air sehingga tapioka yang dibutuhkan juga sedikit.


Pempek lenjer

Pempek lenjer


Bahan:
Ikan fillet 500 gram
Tapioka 7 sdm
Garam 1 sdm
Gula 1 sdt
Bawang putih 1 siung besar

Cara membuat :
Masukkan bahan ke dalam food processor kecuali tapioka, giling sampe halus baru masukkan tapioka.
Lumuri tangan dengan tepung tapioka, ambil 1 sdm adonan buat bulat lonjong. Lakukan sampai adonan habis.
Didihkan air, masukkan pempek lenjer tunggu sampai pempek mengapung biarkan agak 10 menit baru diangkat dan tiriskan.
Goreng lenjer sebelum dinikmati


Pempek adaan

Pempek adaan

Bahan:
Ikan fillet 500 gram
Tapioka 7 sdm
Garam 1 sdm
Gula 1 sdt
Bawang putih 6 siung
Bawang merah goreng 2 sendok
Bawang daun bagian putih 3 batang
Telur 1 butir

Cara membuat :
Masukkan bahan ke dalam food processor kecuali tapioka, giling sampe halus baru masukkan tapioka.
Lumuri tangan dengan tepung tapioka, ambil 1 sdm adonan buat bulat lonjong. Lakukan sampai adonan habis.
Didihkan air, masukkan pempek adaan tunggu sampai pempek mengapung biarkan agak 10 menit baru diangkat dan tiriskan.
Goreng pempek adaan nikmati dengan cuko

Jumat, 30 Juni 2017

Kakak pindah kelas year 2

Gak terasa sudah 6 bulan kakak sekolah di year 1 Primary School. Pertengahan Juli anak-anak libur dan masuk kembali awal September.

Kamis 29 Juni, kakak bawa selembar kertas yang berisi tentang dimana penempatan kakak nanti di kelas 2. Kakak dapat di kelas Mr. Harris, kami belum pernah bertemu beliau karena beliau juga ternyata baru pindah ke APS. Mr.Harris sebagai Assitant Headteacher Year 2, ada 4 kelas untuk year 2.
Surat penempatan kakak di kelas 2 H

Kakak sedih karena bakalan pisah ama teman-temannya, terlebih dia sudah senang banget belajar dengan Miss Goodchild dan Miss.Koboha. Banyak sekali permintaan terima kasih untuk kedua guru kelas kakak tersebut, saat pertama kali masuk sekolah kakak gak bisa bahasa Inggris.


Guru kakak sabar-sabar semua, dan mereka selalu mengapresiasi apapun yang dilakukan oleh muridnya, gak pernah tuch mereka marah karena gak buat pr atau mereka komplain ke orang tua kalau anaknya nakal. Sedikit saja prakarya yang dibuat muridnya, mereka sangat mendukung dan mengatakan bahwa itu bagus. Hal ini lah yang membuat kepercayaan diri kakak meningkat, hanya 2 minggu dia sudah bisa mengikuti pelajaran dalam bahasa yang sangat berbeda dengan bahasa yang sering digunakannya. Selain itu, kakak juga jadi lebih berani untuk mengungkapkan pendapatnya, jiwa kritisnya jadi terbangun dengan baik.


Selamat memasuki year 2 ya kakak tata, terima kasih banyak Miss.Goodchild dan miss. Koboha atas bimbingannya


Reading, 29 June 2017


Rutinitas setelah masak

Memasak adalah kegiatan rutin ya aku lakukan, bukannya di Inggris saja di Jambipun aku selalu masak sendiri. Setelah menikah kami langsung hidup sendiri di perantauan jadi ya otomatis enak gak enak si Bapake harus menikmati masakan istri tercinta hehehe..

Selama jadi kokinya Pak Dedy, masakanku dikondisikan enak semua. Jadi kalau mau koreksi rasa jangan tanya ke Bapake, liat aja dari cara dan tempo makan beliau.. Kalau lahap berarti enak dan pas kalau agak melambat berarti kurang enak hehehehe...

Aku pengen ngebahas cara memasakku, walaupun masih jauh dari kata "hebat" minimal aku menjaga kebersihan dan kehigienisan alat dan bahan memasak.
Berturut-turut punya bayi membuat aku menjaga sekali kondisi kebersihan peralatan memasak. Sebagai orang yang sering berkecimpung di bidang Mikrobiologi, aku sedikit cerewet dengan kuman-kuman yang kemungkinan ada di dapur. Salah satu alasan anak-anak jarang sekali jajan, ya karena ibunya paranoid sama jamur dan bakteri hehehe.. Gimana gak, wong kerjanya biakin bakteri dan jamur di kampus hehe...


Salah satu kebiasaanku yang sering dikomen sama Bapake adalah merebus kain lap setelah memasak atau setelah digunakan.. Selain malas utk mencucinya, merebus kain lap bisa menghilangkan bakteri dari kain tersebut dan siap untuk digunakan lagi. Alasan kenapa aku merebus karena kulit jari tanganku sensitif dengan detergen sehingga mencuci dengan detergen menjadi pekerjaan yang aku hindari.

Panci khusus untuk merebus kain lap


Aku juga terbiasa masak dan melakukan aktivitas bersih2 dengan menggunakan glove. Hal ini kulakukan bukan karena sok higienis tapi memang kulit tanganku sangat sensitif jadi harus dibungkus glove biar terlindung dari zat kimia. Masih banyak yang harus disyukuri, ada dua tangan untuk menulis dan mengerjakan banyak hal Alhamdulilah

Kulit tangan sensitif, jadi pake glove untuk mengerjakan pekerjaan rumah, terkadang saat mengiris bawang putih membuat kulit jari iritasi perih banget.. 😂😥😨



Reading 30 June 2017

Selasa, 27 Juni 2017

Kompor listrik rusak

Kemaren kompor dirumah meletup, ya Allah aku takut banget. Kebayang gak bisa masak, padahal dapur merupakan salah satu bagian terpenting hidup di Inggris, gak mungkinkan beli nasi padang atau nasi uduk seperti di Jambi. Sedihnya lagi ngebayangin uang servis yang harus dikeluarkan untuk memperbaikinya. Keluarga mba erina aja saluran cuci piringnya mampet panggil plumber tagihannya  £190  itupun sudah didiskon krn plumbernya muslim.

Kompor listrik yang meletup

Hari itu papa jg musti ke lapangan jadi gak bisa ngubungi landlord, landlordnya gak jelas kl ditelpon jd mending datang langsung aja ke hotelnya. Oiya landlord kami orang India punya banyak properti di Reading, kata orang adams estate beliau punya hampir 100 rumah.. Waw mantap banget dan punya hotel juga yaitu town tower depan Palmer park.



Sepulang dari lapangan papa ke kantor adams estate ternyata mereka tidak mengurus urusan furnished dan menyarankan papa langsung ke landlordnya. Ketika datang ke hotelnya ternyata mr. Majinder gak ada, beliau baru datang jam 3.30 sore.


Papa pun mendatangi si bapak landlord itu dan Alhamdulillah  beliau baik banget dan mengatakan kalau akan panggil tukang listrik untk memperbaikinya, bayang-bayang uang servis komporpun lenyap hehehe landlordnya yang akan memperbaikinya.

Selain iti beliau juga menanyakan apakah akan memperpanjang kontrak rumah, dan papapun bilang iya karena maksimal kami disini 4 tahun,dan kalau bisa gak usah pindah2 rumah ribetkan.. Dan beliaupun senang yaiyalah.. Akan didiskusikan lagi tentang sewa menyewa nanti.. Dan bulan ini beliau membolehkan kami bayar sewa telat, karena cuti bersama lebaran, family allowance yang seharusnya sudah cair jadi belum cair menunggu habis masa cuti.

Mr.majinder landlord kami dan teknisi listrik


Hari ini jam 11.30 sang teknisi listrikpun datang ditemani mr.majinder ternyata kabel kompornya hangus, teknisi sebelumnya memasak terlalu dekat dengan hob sehingga panas hob membuat kabelnya terbakar. Cukup 15 menit dan komporpun hidup seperti sedia kala, Alhamdulillah.. Banyak bersyukur dengan nikmat yang diberikan Allah SWT...


Reading, 27 juni 2017

Senin, 26 Juni 2017

Lebaran 2017 di Reading UK



Ramadhan telah meninggalkan kita, mudah-mudahan Allah SWT mempertemukan kembali kita ke Ramadhan berikutnya, semoga amal ibadah kita diterima dan semakin lebih baik, Aamiin yra..
After Eid pray at UoR

Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin, the antony's merayakan lebaran pertama di rantau.

Suasana open house di rumah pak lexy dan bu lea


Banyak cerita teman teman yang merayakan lebaran di negeri yang minoritas muslim. beraneka pengalaman yang harus kita ambil hikmah, bahwa beribadah merupakan urusan hati dan tekat jika iman kita sudah kuat inshaaAllah kemudahan akan selalu datang menghampiri kita, Aamiin yra..

Suasana shalat ied di lapangan APS dilihat dari flatnya mba erina

Kejadian demi kejadian di Ramadhan kali ini yang memilukan bagi muslim khususnya di London, dari tuduhan sebagai pembuat keonaran, kebakaran gedung yang mayoritas penghuninya muslim, tabrakan oleh mobil saat sister and brother pulang taraweh. Hal ini membuat aku agak ngeri untuk jalan-jalan jauh, menghindari keramaian, dan gak berani pergi sendiri yang lingkungannya tidak aku kenal. Biasanya, untuk menghilangkan kejenuhan aku biasa eksplorasi daerah-daerah baru, jalan kaki atau naik bus sendiri. Sekarang aku sebatas pergi ke town aja belanja, atau jalan2 disekitaran tempat tinggal yang aku sudah tau bagaimana kondisinya.

Rombongan di bus 21 dari rumah mba rini, serasa bus milik sendiri


Selama 6 bulan di Inggris kami belum pernah merasakan perlakuan yang tidak menyenangkan, dan mudah-mudahan jangan. Bahkan kami merasa toleransi di area tempat tinggal kami sangat baik, karena beraneka ragam agama dan budaya. Dari arab, turki, pakistan, suriah, india, banglades, cina, jepang dan banyak lagi hidup rukun bersama penduduk lokal dan kita tidak merasa asing. Pernah kami naik bus lion no 4 sampai ke wokingham, terasa sekali perbedaan auranya karena disana masih sedikit pendatang. 


Ladies of Indonesian at Reading, mba rini house

Merayakan idul fitri di Reading, kami merasakan semaraknya. Di area tempat tinggal saja ada 4 tempat untuk melaksanakan shalat id, mulai dari mesjid Aisha, Palmer park, lapangan Alfred Sutton, dan kampus UoR. Alhamdulilah untuk nikmat Islam disini. Bahkan sekolah kakak saja diberikan libur khusus bagi pupil yang merayakan lebaran, kami dikirim email bahwa bagi muslim tidak perlu izin karena sudah otomatis diberikan libur satu hari untuk merayakan eid mubarak.



Setelah shalat id, jam 1.30 kami sekeluarga berangkat kerumah pak lexy dan buk lea. Keluarga ini setiap tahunnya selalu mengadakan open house dan acara ini ajak kumpul kumpul warna Indonesia yang bermukim di Reading serta kumpul kumpul mahasiswa Indonesia di Reading. Menunya banyak banget, hebat bapak dan ibu bisa menyediakan beraneka rasa dan rupa makanan yang kebanyakan dibuat sendiri. Dan yang terpenting beliau juga menyediakan zona bermain anak-anak sehingga krucils betah dan gak rewel. Azzam dan tata juga udah bawa tas masing masing isinya mainan biar gak bosan nantinya.



Acara dilanjutkan kekediaman mba rini dan pak prayogo, sebelumnya kami pulang dulu biar anak-anak bobok siang dan istirahat. Kalo sudah seger mereka gak rewel, sekalian jemput jaket juga karena pasti pulangnya malam.



Meriahnya acara disini diisi oleh anak anak yang bermain lari-larian dan rebutan balon. Sebelum ke rumah mba rini, kakak tata minta dibelikan mainan, katanya kalo di Indonesia setiap lebaran beli mainan sekarang juga dong ma, masa gak ada yang jual. Hehehe biasanya kan kalo di Indonesia setiap lebaran pastj banyak pedagang yang menggelar dagangan mainan dipinggir jalan jadi anak-anak pasti beli. Mainan yang dibeli pistol bubbles dan petasan kecil.



Kita pulang rombongan dengan keluarga pak Eko, mas aviandi serta pak habiddin. Dari rumah mba rini naik bus 21 yang isinya rombongan kami aja, serasa nyarter bus untuk dipakai sendiri. Pak Eko fams dan pak habiddin berhenti di Morton, dan kami melanjutkan perjalanan dengan bus 17. Ternyata rame juga bus 17 nya, bus no ini salah satu bus yang sibuk dan banyak penumpangnya. Tidak semua bus beroperasi 24 jam, jadi kalau pulangnya larut kita masih bisa sampe di rumah.


Meriahnya lebaran kali ini bukan dari baju baru, karena kami gak beli hehehe. Beda banget kalau di Jambi kita menyempatkan diri belanja baju lebaran, cookies, minuman dan lainnya untuk keluarga dan sanak saudara, kali ini kita tenang dan damai banget. Ramadhannya jarang keluar rumah, gak banyak masak, waktunya bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan  ibadah.



semuanya harus dinikmati, banyak yang nanya betah banget ya di luar negeri? Jawaban dari kita ya cukup Alhamdulillah, karena sebaik-baiknya tempat ya pasti dong rumah dekat dengan sanak keluarga. Tinggal di negeri orang kita harus sangat mandiri, gak ada tempat untuk bermanja. Kehidupan yang sedang dijalani harus disyukuri, Walaupun jauh komunikasi dengan orangtua selalu kami lakukan, zaman teknologi canggih sekarang kita bisa telponan, video call jadi kerinduan bisa terobati.



 Selamat lebaran happy Eid Mubarak 2017



Reading 25 Juni 2017